Titik Terang Penanganan Corona, RI Umumkan 5 Kombinasi Obat Lawan Covid-19
Sabtu, 13 Juni 2020 - 08:25 WIB
loading...
Sekretaris Utama (Sestama) BIN Bambang Sunarwibowo (tengah) didampingi KetuaPusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell UNAIR Dr dr Purwati,SpPd,K-PTI FINASIM(kanan)dan anggota tim pakar medis Prof. Dr.dr.Ari Fahrial Syam,SpPd-KGEH (kiri) saat memberikan
A
A
A
JAKARTA - Upaya Indonesia untuk menemukan antivirus corona (Covid-19) menemukan titik terang. Badan Intelijen Negara (BIN), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan Universitas Airlangga (Unair) mengumumkan lima kombinasi obat yang efektif untuk menghambat replikasi dari SARS Cov-2.
Lima macam kombinasi obat tersebut, yaitu pertama lopinavir, ritonavir, dan juga azitromisin. Kedua, lopinavir, ritonavir, dan doksisiklin. Ketiga, lopinavir, ritonavir, dan klaritromisin. Keempat, hidroksiklorokuin dan azitromisin. Kelima, kombinasi antara hidroksiklorokuin dan doksisiklin. Selain lima kombinasi obat ini, kerja sama tiga instansi tersebut juga berhasil mengembangkan teknologi stem cell untuk mengatasi Covid-19.
“Kita berharap agar lima kombinasi obat ini benar-benar mampu menjinakkan virus corona di Indonesia karena pengembangan kombinasi obat tersebut didasarkan dari penelitian jenis Covid-19 yang berkembang di Tanah Air,” ucap Sekretaris Utama (Sestama) BIN Bambang Sunarwibowo saat memberikan keterangan pers di Gedung BNPB kemarin. (Baca: Dokter Reisa Kembali Ingatkan Jaga Jarak Turunkan Resiko Tertular Covid-19)
Dia menjelaskan, penemuan kombinasi obat tersebut melalui proses panjang yang dilakukan oleh para peneliti Universitas Airlangga. Penemuan tersebut juga melalui berbagai tahapan uji coba sebelum diumumkan kepada publik. “Ada banyak uji coba yang dilakukan oleh para peneliti. Kita harapkan lima kombinasi obat tersebut mampu membawa dampak signifikan terhadap percepatan pengendalian Covid-19 di Tanah Air,” katanya.
Lima macam kombinasi obat tersebut, yaitu pertama lopinavir, ritonavir, dan juga azitromisin. Kedua, lopinavir, ritonavir, dan doksisiklin. Ketiga, lopinavir, ritonavir, dan klaritromisin. Keempat, hidroksiklorokuin dan azitromisin. Kelima, kombinasi antara hidroksiklorokuin dan doksisiklin. Selain lima kombinasi obat ini, kerja sama tiga instansi tersebut juga berhasil mengembangkan teknologi stem cell untuk mengatasi Covid-19.
“Kita berharap agar lima kombinasi obat ini benar-benar mampu menjinakkan virus corona di Indonesia karena pengembangan kombinasi obat tersebut didasarkan dari penelitian jenis Covid-19 yang berkembang di Tanah Air,” ucap Sekretaris Utama (Sestama) BIN Bambang Sunarwibowo saat memberikan keterangan pers di Gedung BNPB kemarin. (Baca: Dokter Reisa Kembali Ingatkan Jaga Jarak Turunkan Resiko Tertular Covid-19)
Dia menjelaskan, penemuan kombinasi obat tersebut melalui proses panjang yang dilakukan oleh para peneliti Universitas Airlangga. Penemuan tersebut juga melalui berbagai tahapan uji coba sebelum diumumkan kepada publik. “Ada banyak uji coba yang dilakukan oleh para peneliti. Kita harapkan lima kombinasi obat tersebut mampu membawa dampak signifikan terhadap percepatan pengendalian Covid-19 di Tanah Air,” katanya.

Lihat Juga :