Tidak Ada Respons Positif dari Jokowi, Buruh Akan Tetap Beraksi 30 April

Kamis, 23 April 2020 - 12:52 WIB
loading...
Tidak Ada Respons Positif...
Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) masih mempertimbangkan rencana aksi unjuk rasa pada 30 April mendatang untuk menolak pembahasan omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja di DPR. Demonstrasi itu tergantung dari sikap Presiden Joko Widodo seusai pertemuan tertutup dengan pimpinan serikat buruh dari KSPI, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Istana Negara, Rabu (22/4/2020).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan masih menunggu respons Presiden Jokowi terkait omnibus law RUU Cipta Kerja. Ia yakin dalam beberapa hari ke depan akan ada kejelasan dari keputusan dari Istana.

Mengenai hal itu, SINDOnews sudah mencoba mengonfirmasi kembali kepada Said Iqbal terkait pertemuan tertutup kemarin. Namun, belum ada balasan respons yang diterima.

Namun, rencana aksi itu ditegaskan Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar S Cahyono. Ia mengatakan, KSPI masih menunggu respons dari Presiden Jokowi terkait pertemuan tertutup kemarin. (Baca juga: Baleg DPR: Penghentian Pembahasan RUU Ciptaker Tergantung Pemerintah ).

"Kami masih menunggu sikap Presiden terkait dengan pertemuan kemarin," tutur Kahar saat dikonfirmasi SINDOnews, Kamis (23/4/2020).

Seperti halnya permintaan kalangan buruh, KSPI berharap Presiden Jokowi bisa berubah dan memberikan sikap positif untuk menunda pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja di DPR. Tak terkecuali, terkait perihal usul klaster ketenagakerjaan untuk dikeluarkan dari beleid sapu jagat tersebut.

"Intinya, kalau sikap presiden positif, buruh akan batalkan aksi. Kalau tidak ada respons positif, aksi akan tetap dilanjutkan," kata Kahar. (Baca juga: Klaster Ketenagakerjaan Harus Dikeluarkan dari Pembahasan RUU Cipta Kerja ).

Terkait rencana aksi 30 April nanti, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban pun senada. Ia masih menunggu keputusan Presiden Jokowi dalam satu dua hari ke depan. Ia berharap agar pembahasan RUU Cipta Kerja ditunda sementara, apalagi di masa darurat nasional pandemi Covid-19 saat ini. "Semua tergantung dari statement (pernyataan) Presiden. Kita tunggu saja,” pungkas Elly.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny Indrayana Nilai...
Denny Indrayana Nilai Tak Ada Kegentingan dalam Pengesahan Perppu Ciptaker
Uji Formil Perppu Ciptaker...
Uji Formil Perppu Ciptaker Ditolak, MK Beri Kesempatan Buruh Lanjutkan ke Materil
Mendesak: Revisi UU...
Mendesak: Revisi UU Hak Cipta (2 - Tamat)
Mendesak: Revisi UU...
Mendesak: Revisi UU Hak Cipta (1)
Penataan Regulasi Pasca-Omnibus...
Penataan Regulasi Pasca-Omnibus Law  
Perppu Cipta Kerja Diterbitkan,...
Perppu Cipta Kerja Diterbitkan, Baleg DPR Sebut Keputusan MK Gugur
Demo Buruh Tuntut Omnibus...
Demo Buruh Tuntut Omnibus Law UU Ciptaker Dicabut hingga Tolak Upah Murah
May Day 2024, Buruh...
May Day 2024, Buruh di Malang: Cabut UU Cipta Kerja dan Hapus Outsourcing
Demo Kawal Gugatan UU...
Demo Kawal Gugatan UU Cipta Kerja, Sesama Buruh Sempat Terjadi Gesekan
Rekomendasi
Strategi Tepat Mengelola...
Strategi Tepat Mengelola Pemesanan Tiket Pesawat Perjalanan Bisnis
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Listyo Sigit Akan Hapus...
Listyo Sigit Akan Hapus Tilang di Jalan Mendapat Respons Positif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved