Rupiah Berotot Lagi, Ibarat Seberkas Cahaya

Rabu, 10 Juni 2020 - 04:48 WIB
loading...
A A A
Pembukaan aktivitas ekonomi sejumlah negara setelah terkurung pandemi Covid-19 selama tiga bulan lebih, terutama di kawasan Asia, telah memberi sentimen positif tidak hanya pada pasar keuangan, tetapi juga bursa saham. Terbukti di pasar keuangan Asia sebagian besar mata uang negara-negara kawasan Asia menguat, termasuk nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sempat menyentuh level Rp13.700 per USD yang sebelumnya bertengger di level Rp16.000-an. Pembukaan aktivitas perekonomian telah memberi ekspektasi yang optimistis terhadap para investor dan pelaku bisnis.

Faktor eksternal lain yang juga berpengaruh signifikan terhadap penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS adalah pengalihan aset investor dari India ke Indonesia. Tentu menimbulkan pertanyaan kira-kira kaitannya di mana sehingga rupiah sepanjang awal tahun ini terus keok terhadap mata uang dunia, terutama dolar AS, tiba-tiba bangkit menuju level Rp13.000-an per USD.

Selama ini pertumbuhan ekonomi India yang selalu perkasa ternyata goyah juga diterjang pandemi Covid-19. Berdasarkan publikasi sebuah lembaga pemeringkat internasional menyebut peringkat India mengalami penurunan dari BAA2 menjadi BAA3, dan posisi outlook dari "stable" menjadi "negative" . Selain itu, kondisi internal perekonomian AS juga memang sedang tidak sehat. Angka pengangguran terus meningkat membuat ekspektasi investor menurun dan berpengaruh pada pelemahan dolar AS terhadap sejumlah mata uang negara lainnya, termasuk Indonesia.

Sementara itu, berototnya nilai tukar rupiah juga tidak bisa dilepaskan dari faktor internal terkait dengan pelonggaran kebijakan PSBB menuju new normal . Sebelumnya roda perekonomian sempat berhenti berputar dan "melahirkan" jutaan pengangguran baru menyusul badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang bergejolak tanpa ampun sebagai dampak dari wabah virus korona yang mematikan itu.

Pemerintah meyakini apabila implementasi kebijakan PSBB terbatas atau disebut juga PSBB transisi menuju new normal, terutama di bidang ekonomi, itu berjalan baik dan diiringi angka kasus baru Covid-19 semakin melandai, maka aktivitas perekonomian pada triwulan ketiga tahun ini bisa lebih baik dari dua kuartal sebelumnya. Karena itu, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS itu ibarat seberkas cahaya yang memberi harapan. Sebuah pertanda baik bagi sektor bisnis untuk memulai tatanan kehidupan new normal.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Fenomena Krisis Merayap...
Fenomena Krisis Merayap dan Kelas Menengah Indonesia
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
RUU Perampasan Aset...
RUU Perampasan Aset Pulihkan Kepercayaan Negara di Tengah Tekanan Rupiah
Rupiah dan Ujian Kepercayaan
Rupiah dan Ujian Kepercayaan
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Rekomendasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Berita Terkini
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved