Kader PPP Diminta Kawal Ijtima Ulama MUI Bogor Soal Larangan Kawin Kontrak

Sabtu, 18 Desember 2021 - 15:06 WIB
loading...
Kader PPP Diminta Kawal...
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menginstruksikan seluruh kader untuk mengawal ijtima ulama MUI Bogor soal larangan kawin kontrak. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menanggapi positif tentang Hasil Ijtima Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor 2021. Salah satu poinnya, meminta Pemkab Bogor melarang kawin kontrak dengan cara membuat peraturan daerah (perda).

Hal ini penting karena fenomena kawin kontrak sangat ramai di Kabupaten Bogor dan beberapa wilayah lainnya. "Berdasarkan informasi d lapangan, fenomena kawin kontrak di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor sudah berjalan bertahun-tahun dan mengarah kepada praktik prostitusi terselubung," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, Sabtu (18/12/2021).

Baca juga: Tekan Politik Identitas, PPP Dorong Parpol Lahirkan 3 Capres

Terhadap fenomena tersebut, kata pria yang akrab disapa Awiek ini, banyak korban khususnya dari kalangan perempuan, bahkan mereka juga menjadi korban kekerasan. "Termasuk juga anak-anak yng lahir dari kawin kontrak turut menjadi korban," imbuhnya.

Baca juga: Kisah SBY Gagal Berangkat ke Medan Operasi Hanya karena Hal Sepele

Oleh karena itu, kata Sekretaris Fraksi PPP ini, PPP menginstruksikan kepada Fraksi PPP di tingkat DPRD Kabupaten Bogor untuk mengikuti hasil ijtima ulama untuk menginisiasi terbitnya Perda Larangan Kawin Kontrak. "PPP mendukung langkah Bupati Bogor yang memerangi praktik kawin kontrak melalui perbup dan jika perlu bersama DPRD untuk menerbitkan perda," tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
PN Jakpus Tolak Gugatan...
PN Jakpus Tolak Gugatan soal SK DPW PPP Jawa Barat, Kepengurusan UU-Agus Solihin Dinyatakan Sah
Kuasa Hukum PPP Maluku...
Kuasa Hukum PPP Maluku Anggap Tim Sengketa Internal DPP Tak Punya Legitimasi Hukum
Kuasa Hukum DPP PPP:...
Kuasa Hukum DPP PPP: Jawaban Tergugat Diterima Hakim, Gugatan Balik atas Perkara Maluku Diajukan
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Rekomendasi
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved