KDRT Berujung Pembunuhan, Emosi Pelaku Tak Terkontrol

Rabu, 01 Desember 2021 - 16:04 WIB
loading...
KDRT Berujung Pembunuhan,...
Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ) berujung pembunuhan yang dilakukan suami terhadap istri ataupun sebaliknya kerap menjadi sorotan. Sebab, tak ada yang menyangka pelaku justru orang terdekat yang seharusnya melindungi dan menyayangi korban.

Kenapa suami tega membunuh istri atau bisa sebaliknya? Menurut Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Josias Simon, emosi berlebihan yang tak terkontrol menjadi puncak para pelaku membunuh korban pada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hubungan tidak harmonis dan komunikasi buruk hingga tak bisa menyelesaikan masalah, termasuk masalah ekonomi, menjadi penyebab KDRT berujung pembunuhan. "Awalnya kekerasan verbal, kemudian terjadi kekerasan, lalu terjadi pembunuhan," kata Josias.

Berkaca dari beberapa kasus yang ada, Josias menilai umumnya pembunuhan dalam rumah tangga lebih disebabkan spontanitas pelakunya. Sekalipun emosi tak terkendali, menghabisi nyawa juga bukan bagian dari keinginan pelaku. Karena itulah, tak heran bila dalam beberapa kasus para pelaku KDRT kemudian menyesal telah menghabisi korban yang kebanyakan bagian dari keluarganya.

"Mereka sebenarnya hanya ingin memberikan efek jera, tapi berujung kelepasan dan membuat korbannya terbunuh," ujarnya.

Meski demikian, tak dipungkiri dalam beberapa kasus dengan faktor ekonomi, seperti warisan atau ingin mengusai sesuatu, para pelaku memang lebih dahulu ingin membunuh.

Karena itu, Josias menyarankan dalam setiap permasalahan di lingkungan keluarga, pendekatan dan pola komunikasi wajib dilakukan. Sebab, apa pun bentuknya, KDRT merupakan kerugian besar.

Kepala Timsus Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Anggoro Winardi mengatakan, dalam kasus-kasus yang ditangani polisi, sakit hati hingga berniat melukai pasangannya memicu sejumlah kasus KDRT berujung pembunuhan. Meski demikian, terbunuhnya korban KDRT umumnya disebabkan situasional.

"Artinya tergantung kondisinya. Bukan berniat benar-benar membunuh," kata AKP Anggoro Winardi.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Kalideres ini menuturkan, umumnya kasus KDRT yang terjadi berujung terbunuhnya karena hanya ingin melukai. Misalnya, seorang suami yang pulang ke rumah melihat istrinya chatting dengan orang merasa cemburu sehingga ingin melukai korban.

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahabat Polisi Minta...
Sahabat Polisi Minta Oknum TNI Tersangka Penembakan 3 Polisi di Lampung Dihukum Berat
3 Terdakwa TNI Pembunuh...
3 Terdakwa TNI Pembunuh Bos Rental Dipecat, Hakim: Prajurit Dididik Lindungi Warga, Bukan Bunuh Rakyat
Kejagung: Mantan Ketua...
Kejagung: Mantan Ketua PN Surabaya Diberi 20.000 Dolar Singapura oleh Ibu Ronald Tannur
Soal Vonis Bebas Ronald...
Soal Vonis Bebas Ronald Tannur, Humas dan Ketua PN Surabaya Bungkam Alasan Kode Etik
Presiden Jokowi Kecam...
Presiden Jokowi Kecam Pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh
PP Syarikat Islam Kecam...
PP Syarikat Islam Kecam Pembunuhan Ismail Haniyeh
Farhat Abbas: Pendarahan...
Farhat Abbas: Pendarahan yang Dialami Vina karena Menstruasi, bukan Pembunuhan
Kesaksian Dede dalam...
Kesaksian Dede dalam Kasus Vina-Eky karena Ketakutan di Hadapan Polisi
PN Surabaya Vonis Bebas...
PN Surabaya Vonis Bebas Ronald Tannur, Komisi III: Hakimnya Sakit
Rekomendasi
102.925 Pengunjung Serbu...
102.925 Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Jalanan Macet!
Michael Bisping Blak-blakan...
Michael Bisping Blak-blakan Sebut Vitor Belfort Penipu Terburuk dalam Sejarah UFC
Nova Arianto Ungkap...
Nova Arianto Ungkap Kesiapan Mental dan Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Ujian Berat dari Korea Selatan!
Berita Terkini
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
20 menit yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
1 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
1 jam yang lalu
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
2 jam yang lalu
Indonesia Kirim Bantuan...
Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar Senilai 1,2 Juta Dolar AS
4 jam yang lalu
26 Jenderal Baru Polri...
26 Jenderal Baru Polri Dilantik Sehari sebelum Lebaran, Lengkap dengan Jabatannya
5 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved