Pesan Kepala BPIP untuk Siswa di SPN Bukit Kaba
Rabu, 17 November 2021 - 22:07 WIB
loading...
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi, mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Rabu (17/11/2021).
A
A
A
REJANG LEBONG - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi, Rabu (17/11), mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Pada kesempatan itu, Yudian memberikan arahannya tentang penerapan nilai-nilai Pancasila serta wawasan kebangsaan.
Salah satu hal yang dipesankan oleh Yudian adalah dia mengajak kepada ratusan calon siswa bintara remaja Polri itu untuk menjadi pahlawan Indonesia di masa depan. Yakni, mengisi kemerdekaan sebagai anggota Polri yang baik.
Yudian juga berpesan agar para peserta didik di SPN Bukit Kaba itu untuk selalu setia kepada NKRI. Mereka dipesankan untuk tidak sama sekali melawan negara. "Jangan pernah melawan negara. Karena melawan negara di manapun pasti dihukum," kata Yudian.
Yudian mengingatkan, agar semua calon anggota Polri ini jangan dijajah kembali. Caranya, jangan pernah mau diadu domba. "Pegang selalu persatuan dan Bhineka Tunggal Ika, jangan tertipu. Jangan melawan negara baik dengan cara penyalahgunaan narkoba, terorisme, ataupun separatisme," kata Yudian.
Yudian juga meminta kepada para calon bintara Polri itu untuk memahami dua peristiwa di Indonesia yang baru saja diperingati. Yakni, Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.
Salah satu hal yang dipesankan oleh Yudian adalah dia mengajak kepada ratusan calon siswa bintara remaja Polri itu untuk menjadi pahlawan Indonesia di masa depan. Yakni, mengisi kemerdekaan sebagai anggota Polri yang baik.
Yudian juga berpesan agar para peserta didik di SPN Bukit Kaba itu untuk selalu setia kepada NKRI. Mereka dipesankan untuk tidak sama sekali melawan negara. "Jangan pernah melawan negara. Karena melawan negara di manapun pasti dihukum," kata Yudian.
Yudian mengingatkan, agar semua calon anggota Polri ini jangan dijajah kembali. Caranya, jangan pernah mau diadu domba. "Pegang selalu persatuan dan Bhineka Tunggal Ika, jangan tertipu. Jangan melawan negara baik dengan cara penyalahgunaan narkoba, terorisme, ataupun separatisme," kata Yudian.
Yudian juga meminta kepada para calon bintara Polri itu untuk memahami dua peristiwa di Indonesia yang baru saja diperingati. Yakni, Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.
Lihat Juga :