Ustaz Yusuf Mansur soal Polemik Larangan Paskibraka Berjilbab: Alasan Keseragaman Ini Bahaya
Kamis, 15 Agustus 2024 - 16:53 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai mengukuhkan 76 pelajar menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2024. Pengukuhan digelar di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (13/8/2024). Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Larangan Paskibraka putri menggunakan jilbab terus menuai polemik. Ustaz Yusuf Mansur pun menilai dalih keseragaman seperti yang dikemukan BPIP berbahaya.
"Alasan keseragaman ini bahaya buat jilbab. Kenapa bahaya? Apabila agama dalam hal ini kalah, pemeluk agama dalam hal ini kalah, maka akan terjadi kekalahan-kekalahan lain, tiang-tiang agama yang lain, fondasi-fondasi agama yang lain di praktik keberagamaan yang lain," ujar Ustaz Yusuf Mansur dalam video yang diterima SINDOnews, Kamis (15/8/2024).
Ustaz Yusuf Mansur menambahkan, akhirnya atas nama keseragaman, atas nama kebinekaan tunggal ika yang salah pada praktik, justru mencederai Pancasila itu sendiri. "Pancasila itu kan Ketuhanan Yang Maha Esa. Maka ini akan jadi kekalahan banyak sendi di negara ini," ujarnya.
Dia lalu mencontohkan seandainya aturan tersebut juga dipraktikkan oleh kantor atau pabrik. "Bayangin misalnya, kantor yang tadinya rida, rela karyawan-karyawati melaksanakan praktik keagamaannya. Pabrik-pabrik juga begitu, mereka akan bangkit, akan bangun atas nama peraturan, agama kalah. Padahal kan sebenarnya nggak ada pertentangan apa-apa, wong udah bersisian puluhan tahun kok."
Baca Juga: BPIP Klaim Tidak Memaksa Paskibraka Lepas Jilbab
Ustaz Yusuf Mansur lalu berharap agar para pemimpin arif dan bijaksana. "Mudah-mudahan Bapak-bapak kita atas bisa arif dan bijaksana," tandasnya.
"Alasan keseragaman ini bahaya buat jilbab. Kenapa bahaya? Apabila agama dalam hal ini kalah, pemeluk agama dalam hal ini kalah, maka akan terjadi kekalahan-kekalahan lain, tiang-tiang agama yang lain, fondasi-fondasi agama yang lain di praktik keberagamaan yang lain," ujar Ustaz Yusuf Mansur dalam video yang diterima SINDOnews, Kamis (15/8/2024).
Ustaz Yusuf Mansur menambahkan, akhirnya atas nama keseragaman, atas nama kebinekaan tunggal ika yang salah pada praktik, justru mencederai Pancasila itu sendiri. "Pancasila itu kan Ketuhanan Yang Maha Esa. Maka ini akan jadi kekalahan banyak sendi di negara ini," ujarnya.
Dia lalu mencontohkan seandainya aturan tersebut juga dipraktikkan oleh kantor atau pabrik. "Bayangin misalnya, kantor yang tadinya rida, rela karyawan-karyawati melaksanakan praktik keagamaannya. Pabrik-pabrik juga begitu, mereka akan bangkit, akan bangun atas nama peraturan, agama kalah. Padahal kan sebenarnya nggak ada pertentangan apa-apa, wong udah bersisian puluhan tahun kok."
Baca Juga: BPIP Klaim Tidak Memaksa Paskibraka Lepas Jilbab
Ustaz Yusuf Mansur lalu berharap agar para pemimpin arif dan bijaksana. "Mudah-mudahan Bapak-bapak kita atas bisa arif dan bijaksana," tandasnya.
Lihat Juga :