BPIP Lebarkan Sayap Jejaring Panca Mandala di Bumi Rafflesia
Rabu, 17 November 2021 - 11:21 WIB
loading...
Kepala BPIP Yudian Wahyudi dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai deklarasi JPM di Ruang Pola Gedung Pemerintah Provinsi Bengkulu, Selasa (16/11).
A
A
A
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melebarkan sayap Jejaring Panca Mandala (JPM) di Provinsi Bengkulu. Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) niscaya bakal optimal mengacu naiknya Indeks Pembangunan Kebudayaan di Bumi Rafflesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan Panca Mandala Fatmawati adalah bagian dari ikhtiarnya untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pengendalian PIP secara sinergis, efektif, efisien dan berdampak luas.
"Panca melambangkan kelima sila. Mandala menyiratkan makna keutuhan yang menyambungkan the finite (jasadiah) dengan the infinite (ruhaniah). Gambaran ini sesuai dengan kompleksitas persoalan kebangsaan kekinian," kata Yudian, dalam deklarasi JPM di Ruang Pola Gedung Pemerintah Provinsi Bengkulu, Selasa (16/11).
Mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengapresiasi Bengkulu yang meraih ranking ke-4 Nasional dalam Indeks Pembangunan Kebudayaan. Catatan apik itu menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia dengan menjaga budaya dan nilai-nilai luhur yang telah disepakati para nenek moyang bangsa Indonesia.
"BPIP melalui Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan mengajak Pemprov Bengkulu berperan aktif dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila dengan membangun pola kerja kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat melalui JPM," ucap Yudian.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan Panca Mandala Fatmawati adalah bagian dari ikhtiarnya untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pengendalian PIP secara sinergis, efektif, efisien dan berdampak luas.
"Panca melambangkan kelima sila. Mandala menyiratkan makna keutuhan yang menyambungkan the finite (jasadiah) dengan the infinite (ruhaniah). Gambaran ini sesuai dengan kompleksitas persoalan kebangsaan kekinian," kata Yudian, dalam deklarasi JPM di Ruang Pola Gedung Pemerintah Provinsi Bengkulu, Selasa (16/11).
Mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengapresiasi Bengkulu yang meraih ranking ke-4 Nasional dalam Indeks Pembangunan Kebudayaan. Catatan apik itu menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia dengan menjaga budaya dan nilai-nilai luhur yang telah disepakati para nenek moyang bangsa Indonesia.
"BPIP melalui Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan mengajak Pemprov Bengkulu berperan aktif dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila dengan membangun pola kerja kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat melalui JPM," ucap Yudian.
Lihat Juga :