Wapres Sebut Ada 28.000 Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi Covid-19
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 13:16 WIB
loading...
Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin menyebut pandemi Covid-19 berdampak pada peningkatan jumlah anak yatim piatu di Indonesia. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak terhadap peningkatan jumlah anak yatim piatu di Indonesia. Data Kementerian Sosial (Kemensos) menyebutkan per September 2021, jumlah tersebut diperkirakan mencapai 28.000 anak.
Namun, pemerintah menyadari perlunya dukungan berbagai pihak bagi terwujudnya kehidupan yang layak dan kemandirian bagi anak yatim piatu. Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi berbagai yayasan, organisasi masyarakat, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) seperti Yayasan Yatim Mandiri yang turut memelihara anak yatim piatu, baik melalui santunan, beasiswa pendidikan, bantuan pendidikan berasrama, maupun pendampingan ekonomi bagi keluarga yatim duafa.
“Dalam kaitan inilah, saya menilai peran zakat dan LAZ seperti Yayasan Yatim Mandiri patut mendapatkan apresiasi kita semua,” ungkap Wapres saat menghadiri secara virtual Khotmil Quran dan Doa Bersama dengan 1.000 Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Yayasan Yatim Mandiri, Sabtu (16/10/2021). Baca juga: Terdampak Pandemi, Pemerintah Diminta Bantu Anak-anak Yatim Piatu
Beragam santunan yang disalurkan LAZ tersebut merupakan bentuk manfaat dari Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf). Potensi dana sosial syariah di Indonesia ini diproyeksikan cukup besar untuk dimanfaatkan membangun ekonomi umat. “Potensi zakat kita sangatlah besar, sekitar Rp300 triliun per tahun. Saya yakin jumlah tersebut cukup memadai untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan membangun kekuatan ekonomi umat, bila kita mampu merealisasikan dan mengelolanya dengan baik,” ujarnya.
Oleh karena itu, dalam kesempatan yang sama, Wapres mengimbau umat muslim Indonesia untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui LAZ yang resmi dan terpercaya agar dana umat terkelola dengan baik. “Melalui kesempatan yang baik ini, saya mengimbau kepada segenap umat Islam Indonesia yang berkemampuan untuk menunaikan kewajiban berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui LAZ yang resmi dan terpercaya,” imbau Wapres. Baca juga: 11.405 Anak Kehilangan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19
Namun, pemerintah menyadari perlunya dukungan berbagai pihak bagi terwujudnya kehidupan yang layak dan kemandirian bagi anak yatim piatu. Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi berbagai yayasan, organisasi masyarakat, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) seperti Yayasan Yatim Mandiri yang turut memelihara anak yatim piatu, baik melalui santunan, beasiswa pendidikan, bantuan pendidikan berasrama, maupun pendampingan ekonomi bagi keluarga yatim duafa.
“Dalam kaitan inilah, saya menilai peran zakat dan LAZ seperti Yayasan Yatim Mandiri patut mendapatkan apresiasi kita semua,” ungkap Wapres saat menghadiri secara virtual Khotmil Quran dan Doa Bersama dengan 1.000 Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Yayasan Yatim Mandiri, Sabtu (16/10/2021). Baca juga: Terdampak Pandemi, Pemerintah Diminta Bantu Anak-anak Yatim Piatu
Beragam santunan yang disalurkan LAZ tersebut merupakan bentuk manfaat dari Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf). Potensi dana sosial syariah di Indonesia ini diproyeksikan cukup besar untuk dimanfaatkan membangun ekonomi umat. “Potensi zakat kita sangatlah besar, sekitar Rp300 triliun per tahun. Saya yakin jumlah tersebut cukup memadai untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan membangun kekuatan ekonomi umat, bila kita mampu merealisasikan dan mengelolanya dengan baik,” ujarnya.
Oleh karena itu, dalam kesempatan yang sama, Wapres mengimbau umat muslim Indonesia untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui LAZ yang resmi dan terpercaya agar dana umat terkelola dengan baik. “Melalui kesempatan yang baik ini, saya mengimbau kepada segenap umat Islam Indonesia yang berkemampuan untuk menunaikan kewajiban berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui LAZ yang resmi dan terpercaya,” imbau Wapres. Baca juga: 11.405 Anak Kehilangan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19
Lihat Juga :