Menebak Komposisi Capres 2024

Senin, 20 September 2021 - 16:29 WIB
loading...
A A A
Ketiga, faktor sipil - militer. Komposisi keduanya, sudah sering dilakukan dalam 10 tahun terakhir, mungkin alasan ini dipakai sebagai bagian dari simbol akulturasi peran. Karena tidak mengherankan jika strategi ini dipandang penting untuk dipakai dalam rangka memikat pemilih. Ini pula yang menjadi potret perpaduan yang kemungkinan akan menghiasi komposisi paket capres 2024.

Keempat, figur. Sistem politik patron-client yang masih kuat dalam rangka memberikan pengaruh di tengah masyarakat menuntut figur yang kuat dalam menampilkan citra kepada publik. Figur jujur, sederhana dan bersih dalam setiap survei menjadi kekuatan yang selalu diperhatikan oleh masyarakat dalam beberapa polling survei.

Tokoh dan pemuka agama juga memiliki kharisma tersendiri, figur yang memiliki pribadi ini menjadi perhatian tersendiri mengingat demografi bangsa yang sangat patuh terhadap kharisma figur yang memiliki agama yang sangat kuat.

Kelima, pemodal. Biaya politik yang sangat tinggi membuat komposisi political budgeting menjadi ukuran tersendiri dalam komposisi capres 2024. Kandidat harus menghitung besaran amunisi yang harus dipersiapkan. Sebut saja brand awareness butuh biaya, pembentukan tim butuh biaya hingga safari politik butuh biaya. Fenomena ini klasik, namun ini akan menjadi faktor dalam melihat komposisi capres 2024.

2024 di depan mata. Publik sudah menanti dan mulai menerka-nerka siapa yang akan masuk dalam gelanggang. Apapun itu harapan besar bangsa, 2024 diharapkan menjadi ajang untuk membangun bangsa dan melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Wapres Filipina Sara...
Wapres Filipina Sara Duterte Maju sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2028
Siapa Nasry Asfura?...
Siapa Nasry Asfura? Capres Honduras Keturunan Palestina yang Didukung Trump
Politikus yang Dituding...
Politikus yang Dituding sebagai Pengkhianat oleh Trump Ingin Jadi Capres 2028
Rekomendasi
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved