Indonesia Diminta Tak Terjebak dalam Isu Perang Dagang AS-China

Rabu, 15 September 2021 - 23:01 WIB
loading...
A A A
Selain terhadap kelompok Islam, kebijakan luar negeri AS hari ini fokus terhadap persaingan ekonomi dengan China. Karena itu AS berusaha menyudutkan negara itu dengan berbagai cara, termasuk menggulirkan isu diskriminasi terhadap minoritas Muslim di China.

"Hari ini kita melihat selama dua dekade, AS punya pesaing Tiongkok, ini menjadi dasar kebijakan AS yang hari ini. Berikutnya untuk melihat sejarah konflik AS, kita tidak lepas dari nilai-nilai yang mendasari. Pragmatisme realisme yakni kebijakan luar negeri mendasarkan national interest for national security. Legalisme moralisme mendasarkan pada culture value liberalism capitalism," jelasnya.

Senada, Pengamat Politik Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Syaifuddin Zuhri mengatakan Hudson Institute juga berperan dalam kebijakan luar negeri AS terhadap China. Hudson, kata dia memainkan isu-isu menyudutkan China melalui isu HAM terhadap Muslim Uighur.

"Untuk menekan China melalui isu HAM di Uighur, HI juga menyebarkan pengaruhnya melalui policy maker, media massa, akademik dan internet bagaimana nilai-nilai AS disebarkan melalui platform seperti isu-isu HAM dan kebebasan," kata dia.

Sementara, Wartawan Senior Iwan Santosa membenarkan jika belakangan ini AS menggunakan isu penindasan umat Islam di Xinjiang dalam perang dagang melawan China. "AS dalam beberapa tahun terakhir narasi yang dimunculkan soal penindasan Muslim di Xinjiang," ucap Iwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Menhan Ungkap Asal Muasal...
Menhan Ungkap Asal Muasal Amerika Serikat Ajukan Overflight Access ke Indonesia
Menkomdigi Tegaskan...
Menkomdigi Tegaskan Pertukaran Data dengan AS Bukan Data Kependudukan
Pakar Hubungan Internasional:...
Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Rekomendasi
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved