Varian Mu Dinilai Tak Lebih Ganas dari Delta, di Dunia Hanya 0,1% Kasus

loading...
Varian Mu Dinilai Tak Lebih Ganas dari Delta, di Dunia Hanya 0,1% Kasus
Namun, Ketua Satuan Tugas Covid-19 PB IDI, Zubairi Djoerban menegaskan, varian Mu tak lebih ganas dari varian Delta. Bahkan, di dunia hanya 0,1% ditemukan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Virus Corona (Covid-19) terus mengalami mutasi salah satunya yakni varian Mu yang pertama kali ditemukan di Amerika Latin, Kolombia. Namun, Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban menegaskan, varian Mu tidak lebih ganas dari varian Delta. Bahkan, di dunia hanya 0,1% ditemukan kasus dari varian ini.

Baca juga: Cegah Covid-19 Varian Mu, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Pintu Masuk Indonesia

Zubairi mengungkapkan, varian Mu yang saat ini menjadi perhatian dunia, dikhawatirkan bisa merebak ke Indonesia telah ditemukan di Kolombia sejak Januari 2021 lalu.

Baca juga: Satgas: Covid-19 Varian Mu Belum Ditemukan di Indonesia



"Untuk diketahui, varian ini ditemukan mula-mula di sana di Amerika Latin, di Kolombia kemudian juga di Ekuador pada bulan Januari 2021, jadi sudah cukup lama sudah sekitar 8-9 bulan," ungkapnya dikutip dari media sosial pribadinya, Rabu (8/9/2021).

Zubairi pun meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan panik, namun tetap waspada terhadap varian Mu ini. Meskipun di Kolombia ditemukan 39% kasus dari varian Mu, namun di dunia hanya 0,1% kasus dari varian ini.

"Untuk Kolombia memang jadi masalah berat karena sekarang 39% virus di Kolombia adalah virus varian Mu. Namun untuk dunia masih kurang dari 0,1%. Jadi kita memang perlu waspada, namun sama sekali tidak perlu panik, tidak perlu khawatir banget, 0,1% jadi masih rendah sekali ya," paparnya.

Meskipun kata Zubairi, dalam waktu 1 minggu terakhir memang ada ribuan orang yang terinfeksi di Kolombia dan juga ada beberapa ratus yang meninggal. "Namun sekali lagi itu merupakan varian yang amat jarang ditemukan di dunia yang lain, jadi 0,1%," ujarnya.

Selain itu Zubairi mengatakan, kasus Mu di Amerika juga hanya beberapa ribu saja. Dia pun menegaskan, varian Mu tidak lebih ganas dari varian Delta.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top