Implan Tulang dari Indonesia: Produksi Lokal Berstandar Internasional
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Proses pengembangan implan tulang ini sejak awal telah melibatkan berbagai pihak terkait misalnya dokter ortopedi sebagai pengguna, kementerian kesehatan sebagai regulator dan juga industri yang nantinya akan melakukan proses produksi massal. Dokter ortopedi dilibatkan sejak awal agar produk implan tulang yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kriteria yang diharapkan oleh para dokter. Kementerian kesehatan juga dilibatkan dari awal untuk memberikan pendampingan agar produk implan tulang yang dihasilkan bisa memenuhi persyaratan dan standar yang telah ditetapkan oleh kementerian kesehatan.
Untuk bisa membuat implan tulang yang memenuhi standar, industri harus menerapkan standar Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) sehingga bisa memenuhi persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi produksi oleh kementerian kesehatan dan pada akhirnya produk yang dihasilkan bisa mendapatkan izin edar. Implan tulang yang dikembangkan menggunakan bahan baku baja tahan karat tipe 316L (stainless steel, SS 316L) dan Titanium. Implan tulang SS 316L dibuat dengan teknik pengecoran presisi (investment casting), sedangkan implan Titanium dibuat dengan pemesinan.
Kelebihan Implan Tulang Produksi Dalam Negeri
Berbagai macam pengujian telah dilakukan agar produk implan tulang yang dihasilkan memenuhi standar. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian mekanik terhadap material yang digunakan dengan mengacu ke standar American Society for Testing and Materials (ASTM) F 136 dan F 138 dan dilanjutkan dengan pengujian praklinik pada hewan maupun pengujian klinik pada manusia dengan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan IPB dan juga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo.
Di samping telah memenuhi standar internasional, produk implan tulang lokal ini juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan produk impor. Salah satu kelebihan dari produk ini adalah ukurannya telah disesuaikan dengan ukuran tulang orang Indonesia. Implan tulang impor yang diproduksi di luar negeri biasanya dibuat dengan menggunakan acuan ukuran tulang orang eropa. Oleh karena itu ketika dipasangkan di tulang orang Indonesia biasanya masih memerlukan modifikasi atau penyesuaian agar bisa dipasangkan dengan baik.
Kelebihan lainnya adalah dari sisi harga. Apabila dibandingkan dengan produk implan tulang dari eropa, implan tulang produk lokal ini harganya lebih murah sekitar 30-40%. Dengan demikian, biaya yang harus dikeluarkan oleh pasien yang menggunakan implan tulang lokal ini juga akan lebih murah.
Untuk bisa membuat implan tulang yang memenuhi standar, industri harus menerapkan standar Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) sehingga bisa memenuhi persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi produksi oleh kementerian kesehatan dan pada akhirnya produk yang dihasilkan bisa mendapatkan izin edar. Implan tulang yang dikembangkan menggunakan bahan baku baja tahan karat tipe 316L (stainless steel, SS 316L) dan Titanium. Implan tulang SS 316L dibuat dengan teknik pengecoran presisi (investment casting), sedangkan implan Titanium dibuat dengan pemesinan.
Kelebihan Implan Tulang Produksi Dalam Negeri
Berbagai macam pengujian telah dilakukan agar produk implan tulang yang dihasilkan memenuhi standar. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian mekanik terhadap material yang digunakan dengan mengacu ke standar American Society for Testing and Materials (ASTM) F 136 dan F 138 dan dilanjutkan dengan pengujian praklinik pada hewan maupun pengujian klinik pada manusia dengan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan IPB dan juga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo.
Di samping telah memenuhi standar internasional, produk implan tulang lokal ini juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan produk impor. Salah satu kelebihan dari produk ini adalah ukurannya telah disesuaikan dengan ukuran tulang orang Indonesia. Implan tulang impor yang diproduksi di luar negeri biasanya dibuat dengan menggunakan acuan ukuran tulang orang eropa. Oleh karena itu ketika dipasangkan di tulang orang Indonesia biasanya masih memerlukan modifikasi atau penyesuaian agar bisa dipasangkan dengan baik.
Kelebihan lainnya adalah dari sisi harga. Apabila dibandingkan dengan produk implan tulang dari eropa, implan tulang produk lokal ini harganya lebih murah sekitar 30-40%. Dengan demikian, biaya yang harus dikeluarkan oleh pasien yang menggunakan implan tulang lokal ini juga akan lebih murah.
Lihat Juga :