BPJamsostek Dorong Percepatan Capaian Vaksinasi di Madura
Selasa, 17 Agustus 2021 - 14:13 WIB
loading...
BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) melalui Kantor Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan vaksinasi kepada para pekerja dan masyarakat umum di Madura, Sabtu (14/8/2021).
A
A
A
BANGKALAN - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) melalui Kantor Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan vaksinasi kepada para pekerja dan masyarakat umum di Madura, Sabtu (14/8/2021).
Bertempat di Kantor Cabang BPJamsostek Madura, kegiatan ini merupakan rangkaian dari program 'Vaksinasi bersama BPJamsostek' yang diinisiasi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan Covid-19.
Pada penyelenggaraannya kali ini, BPJamsostek menyiapkan 2.800 dosis vaksin untuk dua tahap dan memilih pelaksanaan di Madura, didasari atas capaian vaksinasi di daerah tesebut yang tergolong masih rendah. Menurut data dari Satgas Covid-19 Jawa Timur per Kamis (12/8/2021) pukul 17.00 WIB, empat kabupaten di Madura termasuk dalam daerah dengan capaian vaksinasi terendah di Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan vaksinasi ini dihadiri oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron yang juga membuka kegiatan dengan peninjauan langsung sekaligus menyerahkan santunan program Jaminan Kematian dan manfaat beasiswa BPJamsostek kepada dua ahli waris dan anak.
Ia mengapresiasi kegiatan Vaksinasi bersama BPJamsostek ini, dan berharap agar percepatan kekebalan komunal di masyarakat serta percepatan pemulihan ekonomi khususnya di wilayah Bangkalan dapat segera terealisasi.
"Masyarakat tidak perlu takut ataupun ragu untuk divaksin karena vaksin ini halal dan aman. Sekaligus sebagai upaya untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungan sekitar dari virus yang saat ini harus kita tangani bersama. Setidaknya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas utama," kata Abdul Latif.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan kepada seluruh pekerja di Madura akan pentingnya terlindungi program Jamsostek, dirinya menambahkan bahwa seluruh Tenaga Harian Lepas (THL), Pegawai Non ASN, guru ngaji dan modin di Bangkalan telah terlindungi BPJamsostek.
Bertempat di Kantor Cabang BPJamsostek Madura, kegiatan ini merupakan rangkaian dari program 'Vaksinasi bersama BPJamsostek' yang diinisiasi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan Covid-19.
Pada penyelenggaraannya kali ini, BPJamsostek menyiapkan 2.800 dosis vaksin untuk dua tahap dan memilih pelaksanaan di Madura, didasari atas capaian vaksinasi di daerah tesebut yang tergolong masih rendah. Menurut data dari Satgas Covid-19 Jawa Timur per Kamis (12/8/2021) pukul 17.00 WIB, empat kabupaten di Madura termasuk dalam daerah dengan capaian vaksinasi terendah di Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan vaksinasi ini dihadiri oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron yang juga membuka kegiatan dengan peninjauan langsung sekaligus menyerahkan santunan program Jaminan Kematian dan manfaat beasiswa BPJamsostek kepada dua ahli waris dan anak.
Ia mengapresiasi kegiatan Vaksinasi bersama BPJamsostek ini, dan berharap agar percepatan kekebalan komunal di masyarakat serta percepatan pemulihan ekonomi khususnya di wilayah Bangkalan dapat segera terealisasi.
"Masyarakat tidak perlu takut ataupun ragu untuk divaksin karena vaksin ini halal dan aman. Sekaligus sebagai upaya untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungan sekitar dari virus yang saat ini harus kita tangani bersama. Setidaknya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas utama," kata Abdul Latif.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan kepada seluruh pekerja di Madura akan pentingnya terlindungi program Jamsostek, dirinya menambahkan bahwa seluruh Tenaga Harian Lepas (THL), Pegawai Non ASN, guru ngaji dan modin di Bangkalan telah terlindungi BPJamsostek.
Lihat Juga :