Pandemi Covid-19 Mengancam Masa Depan Anak Indonesia

Senin, 09 Agustus 2021 - 05:32 WIB
loading...
Pandemi Covid-19 Mengancam...
Pandemi bisa menyebabkan dampak lanjutan bagi anak-anak. FOTO/WIN CAHYONO
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak luas pada kehidupan umat manusia. Bahkan, jika tidak ada solusi, bencana kesehatan yang tengah terjadi bisa mengancam anak dan masa depan mereka, khususnya di Tanah Air. Bagaimana bisa terjadi?

Selama pandemi berlangsung, tercatat lebih dari 87.000 balita serta 300.000 anak dan remaja yang sudah terpapar virus Corona. Sebanyak 395 balita, 435 anak dan remaja di antaranya meninggal dunia akibat virus tersebut.

Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kasus Covid-19 pada anak di Indonesia mencapai 12-13% dan termasuk yang tertinggi di dunia. Kondisi ini diperburuk dengan kematian anak balita yang juga meningkat hampir 50% akibat pandemi.

Baca juga: 11.405 Anak Kehilangan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19

Namun, lebih dari itu, ada dampak jangka panjang yang tidak kalah memprihatinkan. Menurut data Kementerian Kesehatan pada 2020, selama pandemi Covid-19, sebanyak 83,9% pelayanan kesehatan dasar tidak bisa berjalan dengan optimal, terutama posyandu.

Dampaknya adalah, banyak ibu hamil yang tidak mendapatkan pelayanan antenatal yang memadai dan balita kurang terpantau perkembangan kesehatan dan pertumbuhannya. Situasi ini juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Di sisi lain, pandemi yang memukul perekonomian, secara langsung berdampak pada daya beli masyarakat, termasuk untuk membeli susu dan makanan bergizi untuk anak-anak mereka. Kondisi ini tentu berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak Indonesia di masa mendatang.

Pandemi yang berlarut ini pun pada akhirnya menghambat upaya pemerintah untuk mengatasi stunting. Dalam laporan UNICEF mengenai level malnutrisi anak edisi 2021, diungkapkan ada jutaan anak-anak yang kegemukan, kurang nutrisi, hingga stunting di dunia. Khusus stunting, ada sekitar 149,2 juta anak atau setara 22% anak-anak balita di dunia pada 2020.

Baca juga: Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Masih Aman

Data di Indonesia, jumlah anak stunting di Indonesia masih tinggi meski menurun dibanding 2012. Berdasarkan estimasi UNICEF, terdapat 31,8% anak stunting di Indonesia, sehingga meraih predikat “very high”. Lebih tinggi dibandingkan Korea Selatan (2,2%), Jepang (5,5%), Malaysia (20,9%), China (4,7%), Thailand (12,3%), Filipina (28,7%), dan Kenya (19,4%).

Keprihatinan sekaligus kekhawatiran dampak pandemi terhadap masa depan anak Indonesia di antaranya disampaikan Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati dan pakar Ilmu Anak dan Keluargadari Institut Pertanian Bogor (IPB), Yulina Eva Riani. Mufidayati bahkan menyebut, pandemi bukan hanya memberikan ancaman buruk terhadap kondisi kesehatan anak-anak remaja, tapi juga kesehatan jiwa/psikis anak.

Kondisi ini terjadi karena menurunnya pelayanan kesehatan dasar serta pemantauan kondisi gizi dan tumbuh kembang anak.

‘’Layanan posyandu yang sempat tutup dalam waktu lama, banyaknya kasus pelayanan puskesmas dan rumah sakit yang tutup akibat tenaga kesehatannya yang terpapar Covid, memberi dampak negatif bagi kesehatan balita dan ibu hamil,” kata Mufida kepada Koran SINDO, Minggu (8/8).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Menteri Arifah: PP Tunas...
Menteri Arifah: PP Tunas Lindungi Anak dari Ancaman Ruang Digital
KLB Campak Meningkat,...
KLB Campak Meningkat, Vita DPR: Negara Tak Boleh Abai Lindungi Anak
Pemerintah Batasi TikTok...
Pemerintah Batasi TikTok hingga Roblox untuk Anak-anak, Orang Tua: Kita Dukung!
Seskab Teddy Dorong...
Seskab Teddy Dorong Orang Tua Batasi Akses Media Sosial bagi Anak
Komdigi Gandeng 5 Kementerian,...
Komdigi Gandeng 5 Kementerian, Siap Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Rekomendasi
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved