Terungkap! 19 Anak Pekerja Seks lewat Medsos Ternyata Diketahui Orang Tuanya
Kamis, 25 Juli 2024 - 20:39 WIB
loading...
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim membongkar kasus tindak pidana pekerja seks 19 anak, yang dijual melalui media sosial X dan telegram. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar kasus tindak pidana pekerja seks 19 anak, yang dijual melalui media sosial X dan telegram. Hal ini dikatakan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT P3A) DKI Jakarta, Tri Palupi Diah Handayani.
Palupi mengungkapkan, sebagian besar orang tua bahkan saudaranya mengetahui, bahwa sang anak menjalani pekerjaan tersebut.
"Sebetulnya orang tua itu kan ada yang tau, bahwa anak tersebut itu misalnya kaya open BO gitu kan, itu ternyata tahu, bahkan ada yang mengaku bukan orang tuanya, bahkan sebenarnya orang tuanya, jadi tuh sudah tahu orang tuanya," kata Palupi kepada wartawan, Kamis (25/7/2024).
Untuk itu, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri, Kombes Pol Dani Kustoni mengatakan, pihaknya akan mendalami keterlibatan para orang tua dalam kasus prostitusi anak tersebut.
"Untuk keterlibatan orang tua masih didalami, masih dalam proses penyidikan, anak-anak tersebut masih kita periksa latar belakangnya," ucapnya.
Palupi mengungkapkan, sebagian besar orang tua bahkan saudaranya mengetahui, bahwa sang anak menjalani pekerjaan tersebut.
"Sebetulnya orang tua itu kan ada yang tau, bahwa anak tersebut itu misalnya kaya open BO gitu kan, itu ternyata tahu, bahkan ada yang mengaku bukan orang tuanya, bahkan sebenarnya orang tuanya, jadi tuh sudah tahu orang tuanya," kata Palupi kepada wartawan, Kamis (25/7/2024).
Untuk itu, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri, Kombes Pol Dani Kustoni mengatakan, pihaknya akan mendalami keterlibatan para orang tua dalam kasus prostitusi anak tersebut.
"Untuk keterlibatan orang tua masih didalami, masih dalam proses penyidikan, anak-anak tersebut masih kita periksa latar belakangnya," ucapnya.
Lihat Juga :