Cegah Pemalakan, Kapolri Instruksikan Sweeping di Jalur Alternatif saat Nataru
Jum'at, 27 Desember 2024 - 13:55 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menggalakkan sweeping di jalur alternatif atau tikus saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Foto/SINDOnews/binti mufarida
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menggalakkan sweeping di jalur alternatif atau tikus saat libur Natal dan Tahun Baru ( Nataru ). Hal itu untuk mencegah kemacetan dan gangguan keamanan berupa pemalakan.
Untuk itu, Sigit mengingatkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas khususnya jalur-jalur yang menuju destinasi wisata selama periode libur Nataru.
“Saya ingatkan kepada rekan-rekan bahwa kalau kita lihat tren artinya ada potensi peningkatan jumlah masyarakat yang akan masuk ke wilayah jalur wisata karena memang kemungkinan pergerakan terjadi untuk masyarakat di wilayah Jawa Barat maupun dari luar Jakarta yang akan masuk ke wilayah-wilayah wisata di Jawa Barat,” ujarnya usai melakukan pengecekan Tol Jakarta-Cikampek, di Rest Area KM 57, Jumat (27/12/2024).
Baca juga: Polisi Peringatkan Jangan Ada Lagi Joki Jalur Alternatif Puncak Getok Harga
Sigit juga menginstruksikan pelaksanaan sweeping di jalur-jalur alternatif atau tikus, terutama saat puncak arus Nataru. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, seperti pemalakan, yang sempat dilaporkan terjadi di beberapa titik.
“Oleh karena itu mohon untuk dipersiapkan dengan baik khususnya jalur-jalur yang akan menuju dan akan ada potensi terjadinya kemacetan yang luar biasa. Dan kecenderungan masyarakat untuk melalui jalur-jalur tikus. Oleh karena itu tadi kita minta untuk dilaksanakan sweeping khususnya di saat terjadi puncak arus, karena dari laporan yang ada memang sempat terjadi potensi ada pemalakan,” katanya.
Baca juga: Kronologi Joki Jalur Alternatif Puncak Bogor Getok Pengendara Mobil Rp850 Ribu
Untuk itu, Sigit mengingatkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas khususnya jalur-jalur yang menuju destinasi wisata selama periode libur Nataru.
“Saya ingatkan kepada rekan-rekan bahwa kalau kita lihat tren artinya ada potensi peningkatan jumlah masyarakat yang akan masuk ke wilayah jalur wisata karena memang kemungkinan pergerakan terjadi untuk masyarakat di wilayah Jawa Barat maupun dari luar Jakarta yang akan masuk ke wilayah-wilayah wisata di Jawa Barat,” ujarnya usai melakukan pengecekan Tol Jakarta-Cikampek, di Rest Area KM 57, Jumat (27/12/2024).
Baca juga: Polisi Peringatkan Jangan Ada Lagi Joki Jalur Alternatif Puncak Getok Harga
Sigit juga menginstruksikan pelaksanaan sweeping di jalur-jalur alternatif atau tikus, terutama saat puncak arus Nataru. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, seperti pemalakan, yang sempat dilaporkan terjadi di beberapa titik.
“Oleh karena itu mohon untuk dipersiapkan dengan baik khususnya jalur-jalur yang akan menuju dan akan ada potensi terjadinya kemacetan yang luar biasa. Dan kecenderungan masyarakat untuk melalui jalur-jalur tikus. Oleh karena itu tadi kita minta untuk dilaksanakan sweeping khususnya di saat terjadi puncak arus, karena dari laporan yang ada memang sempat terjadi potensi ada pemalakan,” katanya.
Baca juga: Kronologi Joki Jalur Alternatif Puncak Bogor Getok Pengendara Mobil Rp850 Ribu
Lihat Juga :