Kemenkes Akui Perlu Tracing Kontak Erat Cepat Tekan Penularan COVID-19

Rabu, 21 Juli 2021 - 20:35 WIB
loading...
Kemenkes Akui Perlu...
Jubir Vaksin COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mendorong tracing pasien kontak erat dilakukan dengan cepat. Foto/MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong tracing pasien kontak erat dilakukan dengan cepat. Hal tersebut guna menurunkan laju penularan virus COVID-19 di Indonesia.

“Selain mengurangi mobilitas perlu testing terhadap suspek dan kontak erat perlu dilakukan dengan cepat,” ujar Jubir Vaksin COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam siaran pers Virtual, Rabu (21/07/2021). Baca juga: Kemenkes Sebut Hanya 5 Daerah yang Penuhi Target Tracing dan Testing Covid-19

Adapun hal tersebut diungkapkan melihat kondisi virus COVID-19 di Indonesia. Menurutnya, rasio (testing) kontak erat dan jumlah penduduk terbilang rendah.

“(testing) Kurang dari 5 persen kontak erat perminggu sementara target yang kita harapkan adalah lebih dari 9 persen (testing) kontak erat perminggu,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Siti mengajak pemerintah provinsi dan pemerintah daerah turut meningkatkan kapasitas tracing. Menurutnya juga, pemerintah juga harus melibatkan unsur masyarakat. Baca juga: Luhut Sebut Angka Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Divaksin Sangat Rendah

“Dengan melibatkan kader, mahasiswa, bidan desa atauapun Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang mana dalam hal ini Kemenkes telah ikut mendukung sebagian anggaran operasionalnya melalui dana alokasi khusus non fisik yaitu yang kita kenal dengan BOK Puskesmas,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Rekomendasi
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Berita Terkini
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved