Banyak Ungkap Kasus Narkoba, HMI Apresiasi Kinerja Kapolri

loading...
Banyak Ungkap Kasus Narkoba, HMI Apresiasi Kinerja Kapolri
Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) apresiasi kinerja Polri di bawah komando Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengungkap banyak kasus narkoba. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) apresiasi kinerja Polri di bawah komando Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengungkap banyak kasus narkoba.

Baca juga: Lingkungan Pendidikan Menjadi Mitra Strategis Berantas Narkoba

Hal tersebut membuktikan komitmen visi Polri Presisi dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkoba yang berakibat buruk bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sanipar selaku Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan PB HMI dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB HMI pada Minggu (20/06) yang bertempat di Kabupaten Bogor.
Banyak Ungkap Kasus Narkoba, HMI Apresiasi Kinerja Kapolri

"PB HMI apresiasi sepenuhnya atas kinerja Kapolri Pol Listyo Sigit Prabowo yang secara masif mengungkap peredaran gelap narkoba, ini membuktikan visi Presisi tidak main-main, kita mendukung secara bulat,", ujarnya.



Baca juga: Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Diserang Warga

Menurut Sanipar, kinerja Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo menunjukan bahwa kepolisian bertindak cepat dalam Penegakan hukum terhadap peredaran narkoba dan menyelamatkan 39,24 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba sehingga optimisme wisata ramah yang bebas narkoba di Indonesia dapat terwujud

Untuk diketahui, disampaikan dalam rapat kerja bersama komisi III DPR RI, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo telah mengungkap 19.229 kasus penyalahgunaan narkoba selama 2021 dan mengamankan sebanyak 24.878 tersangka. Selain itu juga diperoleh barang bukti sabu seberat 7.697 kg, ganja 2.100 kg,heroin 7,3 kg, tembakau gorila 34,3 kg dan ekstasi 239.277 butir.

Selain itu, Sanipar menambahkan dalam forum Rakernas PB HMI melalui bidang Pariwisata bersepakat untuk mendorong wisata ramah sebagai dukungan terhadap pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Polri.

Ia menjelaskan, wisata Ramah adalah wisata yang berkelanjutan terhadap lingkungan dan kelestarian alam serta kehidupan sosial kemasyarakatan, termasuk wisata yang bebas dari Narkoba di dalamnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top