Wujudkan Indonesia Ramah Perempuan dan Anak, Perlu Sinergi Pusat dan Daerah

Jum'at, 18 Juni 2021 - 01:43 WIB
loading...
Wujudkan Indonesia Ramah...
Rapat Kordinasi Nasional atau Rakornas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Tahun 2021 di Sanur, Kamis (17/06/2021). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara berkomitmen untuk mendukung terciptanya perlindungan perempuan dan anak. Hal ini disampaikan saat dirinya menghadiri Rapat Kordinasi Nasional atau Rakornas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Tahun 2021 di Sanur, Kamis (17/06/2021).

Baca juga: Wujudkan Kabupaten Ramah Anak, Sleman Kembangkan Masjid Ramah Anak

"Kami Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen mendukung terciptanya Perlindungan Perempuan dan Anak di dalam keluarga dan masyarakat , kami siap mendukung program Kementerian PPPA dalam mewujudkan Indonesia ramah perempuan dan anak," kata Jaya Negara.

Komitmen Pemerintah Kota Denpasar diwujudkan melalui program dan inovasi dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak, Forum Anak Daerah Terbaik dan penyediaan Ruang Bermain Ramah Anak. Kota Denpasar juga telah ditetapkan sebagai Kota Layak Anak.

Baca juga: Fasilitator Edukator Keluarga Diminta Wujudkan Desa Ramah Anak

Kegiatan Rakornas PPPA tahun 2021 yang dilaksanakan dengan sistem daring dan luring mengangkat tema ‘Sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan Indonesia ramah perempuan dan layak anak’. Acara ini dibuka oleh Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga dan dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, serta Anggota DPD RI Perwakilan Bali, AA Gede Agung.

“Kami ucapkan selamat datang bagi para peserta Rakornas PPPA Tahun 2021 dan para undangan, serta kami ucapkan terimakasih karena telah memilih Kota Denpasar khususnya Sanur yang telah ditetapkan sebagai zona hijau Covid-19 sebagai lokasi Rakornas,” pungkas Jaya Negara.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Alasan Polri Bakal Tambah...
Alasan Polri Bakal Tambah Direktorat PPA-PPO di Kepri hingga Malut
Pasal 402 KUHP Beri...
Pasal 402 KUHP Beri Kepastian Hukum, Selly DPR: Upaya Negara Melindungi Perempuan dan Anak
Kementerian PPPA Percepat...
Kementerian PPPA Percepat Pertumbuhan Kabupaten dan Kota Layak Anak
Menteri PPPA Ungkap...
Menteri PPPA Ungkap Anak Kategori Anak Terlantar karena Hak-haknya Tidak Terpenuhi
Layanan SAPA 129 Bukti...
Layanan SAPA 129 Bukti Komitmen Pemerintah Lindungi Perempuan dan Anak
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
PNM-Kementerian PPPA...
PNM-Kementerian PPPA Berdayakan Perempuan melalui Pendampingan Usaha di NTT
Update Kasus Grup Chat...
Update Kasus Grup Chat FHUI: UI dan Kementerian PPPA Sepakat Perkuat Investigasi
Rekomendasi
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
First Look Ibra The...
First Look Ibra The Movie: Menembus Langit, Mengungkap Masa Lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved