Layanan SAPA 129 Bukti Komitmen Pemerintah Lindungi Perempuan dan Anak
Jum'at, 21 November 2025 - 15:43 WIB
loading...
Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh bagi perempuan dan anak melalui penguatan sistem digital layanan SAPA 129 (Sahabat Perempuan dan Anak). Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan kembali komitmennya memberikan perlindungan menyeluruh bagi perempuan dan anak melalui penguatan sistem digital layanan SAPA 129 (Sahabat Perempuan dan Anak ). Pemerintah juga mendorong masyarakat berani membuat aduan dalam rangka menciptakan ruang yang lebih aman bagi kelompok rentan.
Selama satu tahun terakhir, layanan yang menjadi kanal resmi negara dalam penanganan kasus kekerasan ini terus diperkuat dari sisi jangkauan, teknologi, hingga kecepatan respons sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan negara hadir secara nyata bagi kelompok rentan.
Baca juga: SOP Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Mendesak
“Kami memperkuat peran perempuan dan melindungi anak sebagai bagian dari prioritas Asta Cita,” ujar Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi dikutip Jumat (21/11/2025).
SAPA 129 pertama kali diluncurkan pada 8 Maret 2021 dan kini telah berkembang menjadi sistem pelaporan dan pendampingan nasional yang terintegrasi. Melalui nomor 129 atau WhatsApp 08111-129-129, masyarakat dapat melaporkan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Layanan ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam membangun pelayanan publik yang cepat, aman, dan berpihak kepada korban,” kata Arifah.
Selama satu tahun terakhir, layanan yang menjadi kanal resmi negara dalam penanganan kasus kekerasan ini terus diperkuat dari sisi jangkauan, teknologi, hingga kecepatan respons sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan negara hadir secara nyata bagi kelompok rentan.
Baca juga: SOP Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Mendesak
“Kami memperkuat peran perempuan dan melindungi anak sebagai bagian dari prioritas Asta Cita,” ujar Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi dikutip Jumat (21/11/2025).
SAPA 129 pertama kali diluncurkan pada 8 Maret 2021 dan kini telah berkembang menjadi sistem pelaporan dan pendampingan nasional yang terintegrasi. Melalui nomor 129 atau WhatsApp 08111-129-129, masyarakat dapat melaporkan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Layanan ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam membangun pelayanan publik yang cepat, aman, dan berpihak kepada korban,” kata Arifah.
Lihat Juga :