Update Korban Bencana di NTT: 179 Meninggal, 46 Orang Masih Hilang

loading...
Update Korban Bencana di NTT: 179 Meninggal, 46 Orang Masih Hilang
Sejumlah bangunan hancur diakibatkan banjir bandang di Kelurahan Weiwarang, Adoanra Timur, Flores, NTT, Selasa (6/4/2021). FOTO/Dompet Dhuafa
JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur ( NTT ) Josef Nae Soi mengungkapkan hingga 12 April 2021, sebanyak 179 orang meninggal dunia dan 46 orang masih hilang akibat bencana sebagai dampak dari siklon tropis Seroja di NTT.

"Kondisi korban bencana per hari ini adalah 179 orang, dan yang hilang 46 orang," kata Josef Nae dalam Konferensi Pers Update Penanganan Bencana di NTT secara virtual, Senin (12/4/2021).

Sementara itu, Josef Nai mengatakan bahwa pencarian orang yang hilang dilakukan dengan SAR Dog atau anjing pelacak. "Usaha untuk mencari 46 yang hilang masih terus dilakukan dengan menggunakan anjing pelacak, SAR Dog, atau kinai. Mudah-mudahan kita bisa menemukan 46 orang yang hilang itu," katanya.

Baca juga: Dukcapil Kemendagri Ganti Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB

Josef Nai mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal tersebar di beberapa wilayah. "Kota Kupang 6 orang meninggal, Flores Timur 72 orang meninggal, Malaka 8 orang meninggal, Lembata 47 orang, Rote Ndao 1 orang, Ende 1 orang, Sabu Raijua 3 orang, Alor 28 orang, Kabupaten Kupang 12 orang, Sikka 1 orang. Sehingga total 179 orang," paparnya.

Selain itu, saat ini jumlah orang yang mengalami luka-luka sebanyak 268 orang. Sementara jumlah pengungsi saat ini menurun dari 26.155 secara total, kini tersisa 7.462 jiwa.



Baca juga: Peduli Bencana, Perindo Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Badai Seroja NTT


(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top