Cium Modus Money Politics Menjelang PSU Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Berang

Senin, 12 April 2021 - 13:46 WIB
loading...
Cium Modus Money Politics...
Denny Indrayana melaporkan dugaan modus politik uang ke Bawaslu menjelang pemungutan suara ulang Pilgub Kalsel pada 9 Juli mendatang. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Calon Gubernur di pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan Denny Indrayana mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ), Senin (12/4/2021). Dalam kedatangannya, Denny menyebut ada dugaan politik uang yang terjadi jelang penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) pada 9 Juli mendatang.

"Kami memberikan berbagai informasi situasi di Kalimantan Selatan yang makin tindak kondusif. Terkait dengan prinsip pemilu jujur dan adil, berbagai modus politik uang terjadi," kata Denny dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebooknya, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Denny Indrayana Tulis Curahan Hati Lewat Puisi

Dia pun menyebutkan modus dugaan politik uang tersebut. Pertama, adanya pembagian sembako yang dikemas ke dalam bakul dan diberikan ke pemilih di wilayah-wilayah PSU setiap hari.

Kedua, adanya pemborongan dagangan-dagangan di pasar-pasar. Dimana, katanya, masyarakat hanya tinggal ambil dagangan di pasar tanpa harus membayarnya. Ketiga, kepala desa digaji Rp5 juta per bulan, RT Rp 2,5 juta per bulan selama rentang periode PSU yang akan digelar pada tanggal 9 Juli mendatang.

"Saya sudah ketemu dengan beberapa RT di beberapa wilayah mengkonfirmasi itu. Tujuannya nanti mereka merekrut suara-suara pemilih," ujarnya.

Denny melanjutkan modus selanjutnya yaitu adanya penempelan stiker di rumah-rumah, namun tak semua rumah yang dikakukan penempelan stiker. Dalam stiker itu, katanya, terdapat tulisan "Ayo ke TPS jangan Golput".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Tokoh Nahdlatul Ulama:...
Tokoh Nahdlatul Ulama: Muktamar NU Harus Bebas dari Politik Uang
Kepala Daerah Dipilih...
Kepala Daerah Dipilih DPRD Bakal Menghapus Politik Uang? Siti Zuhro: Bohong
Denny Indrayana: Jika...
Denny Indrayana: Jika Tak Ada Pelanggaran Etik pada Arsul Sani, Mestinya Tak Ada Pemalsuan
Polemik Ijazah, Denny...
Polemik Ijazah, Denny Indrayana: Sumber Masalahnya Ada Pada Mantan Presiden Jokowi
Diangkat Jadi Ketua...
Diangkat Jadi Ketua DPW Perindo Kalsel, Lutfi: Kami Akan Wujudkan Kalimantan Selatan Sejahtera
Partai Perindo Apresiasi...
Partai Perindo Apresiasi Kemenangan Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen di PSU Pilgub Papua
Senator Filep Wamafma:...
Senator Filep Wamafma: Hentikan Politik Kotor di PSU Papua
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved