BMKG Perkirakan Siklon Tropis Seroja Makin Menguat Hari Ini

Senin, 05 April 2021 - 13:49 WIB
loading...
BMKG Perkirakan Siklon...
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono menyebut siklon tropis Seroja atau sistem tekanan udara rendah menjadi penyebab terjadinya cuaca buruk di wilayah NTT. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ), Daryono menyebut siklon tropis Seroja atau sistem tekanan udara rendah menjadi penyebab terjadinya cuaca buruk di wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT ). Menurut dia, siklon tropis tersebut berada di Laut Sawu tepatnya di sebelah barat daya Pulau Timor.

Hal itu diketahui berdasarkan pemantauan yang dilakukan pihaknya pada pukul 01.00 WIB, Senin (5/4/2021). Baca juga: Musibah di NTT, DPR Minta Pemerintah Jadikan Status Bencana Nasional

"Siklon Tropis Seroja terpantau di Laut Sawu sebelah barat daya Pulau Timor. Inilah biang terjadinya cuaca buruk di NTT," ujar Daryono dalam unggahan di akun Instagram pribadinya dikutip Senin (5/4/2021) siang.

Dari data yang ditampilkan di infografis Instagram Datyono, dijelaskan pula bahwasanya intensitas siklon tropis Seroja akan kian menguat dalam kurun waktu 24 jam ke depan. Arah siklon tropis Seroja juga diperkirakan akan bergerak ke arah Barat Daya.

Diperinci oleh infografis tersebut, dampak yang diakibatkan dari siklon tropis Seroja adalah hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah NTT. Di samping itu, wilayah NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Maluku akan hujan dengan intensitas sedang disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
Rekomendasi
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Berita Terkini
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved