Aktivis Kritisi Rencana Holding BUMN Ultra Mikro
Kamis, 11 Maret 2021 - 21:19 WIB
loading...
Rencana holding BUMN ultra mikro dengan menggabungkan Pegadaian dan PNM ke BRI dikritisi. Foto/Dok Okezone
A
A
A
JAKARTA - Setelah Serikat Pekerja (SP) PT Pegadaian (Persero) tegas menolak rencana Kementerian BUMN membentuk holding BUMN ultra mikro, giliran aktivis mulai melakukan aksi serupa. Aksi penolakan dimotori kelompok Aliansi Rakyat Peduli BUMN ini dilakukan dengan menebar 1.000 spanduk di kawasan Jabodetabek.
Rencana holding BUMN ultra mikro dengan menggabungkan Pegadaian dan PNM ke BRI disinyalir akan mengabaikan nasib rakyat kecil yang selama ini terbantu dengan kehadiran Pegadaian.
Menurut Koordinator Aliansi Rakyat Peduli BUMN Jati Pramestianto, selain memasang spanduk, mereka juga akan mengajak kaum buruh, aktivis , dan mahasiswa untuk bergabung dalam aksi ini.
Baca juga: Karyawan Pegadaian Tolak Rencana Holding, Kompak Pasang Pita Hitam di Lengan
Jati menyesalkan rencana holding BRI dan Pegadaian karena keduanya adalah entitas bisnis yang berbeda. Menurutnya, ini sama saja dengan privatisasi saham kedua BUMN yang selama ini bersentuhan dengan usaha mikro dan melayani kebutuhan dana rakyat kecil tersebut.
Rencana holding BUMN ultra mikro dengan menggabungkan Pegadaian dan PNM ke BRI disinyalir akan mengabaikan nasib rakyat kecil yang selama ini terbantu dengan kehadiran Pegadaian.
Menurut Koordinator Aliansi Rakyat Peduli BUMN Jati Pramestianto, selain memasang spanduk, mereka juga akan mengajak kaum buruh, aktivis , dan mahasiswa untuk bergabung dalam aksi ini.
Baca juga: Karyawan Pegadaian Tolak Rencana Holding, Kompak Pasang Pita Hitam di Lengan
Jati menyesalkan rencana holding BRI dan Pegadaian karena keduanya adalah entitas bisnis yang berbeda. Menurutnya, ini sama saja dengan privatisasi saham kedua BUMN yang selama ini bersentuhan dengan usaha mikro dan melayani kebutuhan dana rakyat kecil tersebut.
Lihat Juga :