Gelar Silatnas, Alumni SMID-PRD Komitmen Jaga Demokrasi
Sabtu, 14 Desember 2024 - 20:30 WIB
loading...
Para alumni Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi dan Partai Rakyat Demokratik (SMID-PRD) komitmen menjaga demokrasi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para alumni Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi dan Partai Rakyat Demokratik (SMID-PRD) komitmen menjaga demokrasi . Komitmen tersebut ditegaskan dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Jakarta.
Ketua Panitia Silatnas Alumni SMID-PRD, Jakobus Eko Kurniawan, mengatakan acara ini dilaksanakan hampir 10 tahun sejak Silatnas terakhir pada 2016 silam. Silatnas Alumni SMID-PRD dihadiri oleh sekitar 700 yang terdiri dari para mantan aktivis dan pendiri PRD berbagai daerah.
Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tengggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Baca juga: Demokrasi dan Teknokrasi Jadi Pilar Utama Wujudkan Indonesia Emas 2045
"Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi, melepas kangen, antarpara alumni dan pendiri SMID-PRD," kata Jakobus yang akrab disapa Jek, Sabtu (14/12/2024).
Jek menyampaikan, sebagai organisasi massa dan politik yang berpengaruh dan pernah terlibat aktif dalam memperjuangkan keterbukaan dan demokrasi, saat ini banyak alumni dan pendiri SMID-PRD aktif di berbagai tempat, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, maupun sektor informal lainnya.
Baca juga: Setara Institute Nilai Kualitas Demokrasi Pilpres dan Pilkada 2024 Rendah
Ketua Panitia Silatnas Alumni SMID-PRD, Jakobus Eko Kurniawan, mengatakan acara ini dilaksanakan hampir 10 tahun sejak Silatnas terakhir pada 2016 silam. Silatnas Alumni SMID-PRD dihadiri oleh sekitar 700 yang terdiri dari para mantan aktivis dan pendiri PRD berbagai daerah.
Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tengggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Baca juga: Demokrasi dan Teknokrasi Jadi Pilar Utama Wujudkan Indonesia Emas 2045
"Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi, melepas kangen, antarpara alumni dan pendiri SMID-PRD," kata Jakobus yang akrab disapa Jek, Sabtu (14/12/2024).
Jek menyampaikan, sebagai organisasi massa dan politik yang berpengaruh dan pernah terlibat aktif dalam memperjuangkan keterbukaan dan demokrasi, saat ini banyak alumni dan pendiri SMID-PRD aktif di berbagai tempat, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, maupun sektor informal lainnya.
Baca juga: Setara Institute Nilai Kualitas Demokrasi Pilpres dan Pilkada 2024 Rendah
Lihat Juga :