Kritik Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog: Tidak Mencerminkan Sifat Gotong Royong

Senin, 01 Maret 2021 - 11:28 WIB
loading...
Kritik Vaksinasi Mandiri,...
Vaksinasi Covid-19. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akhirnya mengeluarkan kebijakan vaksinasi Covid-19 secara gotong royong atau mandiri yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021.

Dalam program ini, vaksinasi ditujukan hanya kepada karyawan/karyawati (buruh dan keluarga) yang pendanaannya ditanggung perusahaan. Pemerintah pun mengharapkan dengan pelaksanaan vaksinasi gotong royong ini akan tercapai herd immunitybagi masyarakat Indonesia lebih cepat.

"Ya memang itu harapannya. Tetapi harapan itu tidak mudah ya kan. Pada umumnya setiap orang bicara herd immunity, tetapi pada umumnya nggak mengerti apa itu herd immunity itu," kata epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono dalam keterangannya, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Vaksinasi Dimulai Bertahap, Sandiaga: Ini Bentuk Gerak Cepat Pemerintah


Pandu mengatakan sudah menjadi tanggung jawab negara untuk memvaksinasi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. "Dan menurut saya tanggung jawab negara untuk memvaksinasi seluruh rakyat Indonesia yang bekerja di swasta kah, yang tidak bekerja, yang bekerja sebagai pegawai negeri atau semuanya, mereka mendapatkan hak yang sama dalam konstitusi dan undang-undang karantina yang mencakup pandemi," katanya.

Karena itu, kata Pandu, vaksinasi gotong royong dalam kebijakan pemerintah saat ini tidak mencerminkan sifat gotong royong. "Jadi strategi vaksinasi untuk mengatasi pandemi itu tidak bisa diatasi sendiri oleh pemerintah, itu harus disadari. Jadi di banyak negara dan juga di public health itu udah biasa kita bangun kemitraan dengan di luar pemerintah disebut sebagai public private partnership," ungkapnya.

Baca juga: Lansia Belum Masuk Program Vaksinasi, Ini Cara Daftarnya

Seharusnya, konsep gotong-royong tercermin dalam kemitraan dari pemerintah dengan swasta untuk kepentingan seluruh masyarakat Indonesia. "Nah sifatnya adalah tidak seperti yang dijelaskan dalam konsep vaksin mandiri atau konsep vaksin gotong-royong. Sifat gotong-royongnya lebih tercermin dalam kemitraan tadi," kata Pandu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved