Megawati dan JK Berpeluang Maju Pilpres 2024, Begini Analisanya
Senin, 25 Januari 2021 - 13:16 WIB
loading...
Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla (JK). Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai peluang Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla maju pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang tetap ada.
Baca juga : Jokowi Ajak Umat Kristiani Ikut Sukseskan Program Vaksinasi COVID-19
Hal tersebut diungkapkan Pangi menanggapi peluang Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla (JK) yang disebut pengamat Refly Harun bisa maju dalam Pilpres 2024, pasca terpilihnya Joe Biden menjadi Presiden Amerika Serikat (AS).
"Belakangan memang banyak atau ada tren politikus tua berebut tahta untuk berkuasa," kata Pangi kepada SINDOnews, Senin (25/1/2021).Baca juga: Megawati dan JK Maju Pilpres 2024? Refly Harun Bilang Begini
Menurut dia, kans Megawati dan JK untuk mencalonkan dan terpilih tetap saja ada. Hanya saja pertanyaannya apakah peluang itu besar atau kecil.
Pangi menilai kans keduanya sangat bergantung pada "menu varian yang dihidangkan" partai politik ke pemilih. Jika misalnya hanya tokoh politikus tua, dan tidak ada politikus muda maka kans Megawati dan JK cukup besar, karena tak ada alternatif yang ditawarkan ke pemilih.
Baca juga : Refly Harun Membayangkan Gibran Didorong Jadi Calon Gubernur Jateng
Baca juga : Jokowi Ajak Umat Kristiani Ikut Sukseskan Program Vaksinasi COVID-19
Hal tersebut diungkapkan Pangi menanggapi peluang Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla (JK) yang disebut pengamat Refly Harun bisa maju dalam Pilpres 2024, pasca terpilihnya Joe Biden menjadi Presiden Amerika Serikat (AS).
"Belakangan memang banyak atau ada tren politikus tua berebut tahta untuk berkuasa," kata Pangi kepada SINDOnews, Senin (25/1/2021).Baca juga: Megawati dan JK Maju Pilpres 2024? Refly Harun Bilang Begini
Menurut dia, kans Megawati dan JK untuk mencalonkan dan terpilih tetap saja ada. Hanya saja pertanyaannya apakah peluang itu besar atau kecil.
Pangi menilai kans keduanya sangat bergantung pada "menu varian yang dihidangkan" partai politik ke pemilih. Jika misalnya hanya tokoh politikus tua, dan tidak ada politikus muda maka kans Megawati dan JK cukup besar, karena tak ada alternatif yang ditawarkan ke pemilih.
Baca juga : Refly Harun Membayangkan Gibran Didorong Jadi Calon Gubernur Jateng
Lihat Juga :