Berdamai dengan Ancaman Covid-19

Jum'at, 15 Mei 2020 - 21:59 WIB
loading...
A A A
Setidaknya hal itu senada disampaikan Iqbal Elyazar, Manager Group Epidemiologi Spasial, Eijkman-Oxford Clinical Research Unit, saat jadi pembicara pada Webinar Konferensi, 10 Mei lalu. Iqbal mengatakan bahwa data itu benar, tetapi tak cukup untuk digunakan menilai, apakah kecenderungan penularan sudah konsisten menurun.

Sehingga manakala pengetatan dibuka, kendali pencegahan penularan beralih ke tangan individu anggota keluarga. Mereka adalah pegawai yang kembali ke kantor, mahasiswa dan pelajar yang berkegiatan di ruang-ruang pengajaran, para penumpang moda transportasi umum, maupun para pedagang di arena peraduan mata pencahariannya. Tentu dengan keadaan ini, penularan berpotensi lebih besar, cepat dan luas.

Mutlak adanya penjelasan terkait rencana yang matang, bagaimana pengaturan saat terjadi penularan di kala damai dengan Covid-19 ini. Tentu rumah sakit lebih gampang penuh, rasio tenaga kesehatan dengan jumlah pasien yang harus dirawat, lebih cepat terlampaui. Lalu, apakah hanya rumah sakit tertentu yang dimanfaatkan untuk merawat pasien. Atau semua rumah sakit yang saat ini jadi rujukan, tetap difungsikan untuk melanjutkan merawat pasien Covid-19 yang tertular di kala damai?

Lewat pernyataan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 beberapa hari lalu disebut, perkembangan penularan saat ini tidak saja oleh orang yang bergejala sakit. Banyak kasus, pasien positif yang sama sekali tanpa gejala.

Ini tentu mempersulit pengendalian. Dalam konteks damai itu, terjadi pembauran warga yang sehat dengan yang sakit tanpa gejala. Selama vaksin belum ditemukan, damai tentu saja bukan berarti virus juga bersedia mengurangi agresivitasnya untuk menular. Fokus pembuat keputusan dalam berkomunikasi, pada upaya membangun pemahaman terkait karakter virus. Akan melawan atau damai perlu penjelasan, apa langkah bersama yang mutlak ditempuh dalam mencegah merebaknya penularan. Dan apa tindakannya jika terjadi penularan ?

Sederhanaya, damai artinya virus tetap menular, namun ekonomi diharapkan kembali bergerak. Sehingga warga diminta berpikir seperti menghadapi penularan penyakit lain, hepatitis, DBD, TBC atau bahkan HIV Aids. Sayangnya, Virus Corona belum bisa terkendali lebih jinak dari itu semua.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Menkes Rinci Virus dalam...
Menkes Rinci Virus dalam Kandungan MBG yang Bikin Siswa Keracunan
Kemenkes Terbitkan Surat...
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Penyakit Mulut dan Kuku...
Penyakit Mulut dan Kuku Merebak, Pemerintah Diminta Stop Impor Daging
Menkes Ungkap Virus...
Menkes Ungkap Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Begini Penularannya
Sosiolog UI: Judi Online...
Sosiolog UI: Judi Online Seperti Virus, Penyebarannya Tak Terbatas
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Rekomendasi
Heni Sagara Desak Bareskrim...
Heni Sagara Desak Bareskrim Periksa Dokter Oky, Kasus Mandek Disorot
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved