Berdamai dengan Ancaman Covid-19

Jum'at, 15 Mei 2020 - 21:59 WIB
loading...
Berdamai dengan Ancaman...
firman kurniawan. foto:istimewa
A A A
Dr. Firman Kurniawan S
Pemerhati Budaya dan Komunikasi Digital
Pendiri LITEROS.org

Nampaknya, ajakan Presiden Joko Widodo untuk berdamai dengan Covid-19, yang disampaikan pada 8 Mei 2020, bisa jadi alternatif tindakan massa yang patut dipikirkan. Ini terutama, saat pemerintah dan masyarakat Indonesia berhadapan dengan kenyataan belum ada tanda-tanda meredanya penularan virus. Sedangkan untuk melawan, selain vaksin virus yang manjur harus ditemukan, masa berakhirnya penularan masih sulit diprediksi.

Berbagai lembaga penelitian dengan aneka model prediksinya yang paling mutakhir, berbeda-beda meramalkan masa akhir pandemi. Bahkan ada lembaga yang menyebut penularan baru benar-benar berakhir di tahun 2022.
Sementara berharap keadaan cepat normal, yang nampak jelas di hadapan mata adalah, buruknya dampak ekonomi sosial di sana sini. Sehingga tak berlebihan jika ini dikhawatirkan memicu munculnya gejala kerusuhan sosial, yang indikasinya samar-samar ada.

Tentu jika ini makin nyata, akan jadi tekanan yang tak dapat diabaikan oleh pemerintah negara manapun. Demikian juga yang dirasakan warganya. Keresahan akibat terhentinya mata pencaharian, melambatnya roda perekonomian dan muramnya masa depan kehidupan pasca pandemi, membebani pikiran banyak orang.

Walaupun di tengah ajakan damai itu, data global saat tulisan ini disusun, mengkonfirmasi jumlah yang positif tertular mencapai 4.278.180 orang, meninggal 292,376 orang dan berhasil sembuh 1.502.620 orang (Google News, 13 Mei 2020).

Tentu angka-angka ini mengabarkan ancaman dahsyatnya penularan, yang tak bisa dianggap remeh, apalagi dinihilkan. Namun apa yang dipikirkan pemerintah Indonesia, dan diam-diam mungkin juga diharapkan sebagian warganya, bukan khas jadi rencana kebijakan negara ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Menkes Rinci Virus dalam...
Menkes Rinci Virus dalam Kandungan MBG yang Bikin Siswa Keracunan
Kemenkes Terbitkan Surat...
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Penyakit Mulut dan Kuku...
Penyakit Mulut dan Kuku Merebak, Pemerintah Diminta Stop Impor Daging
Menkes Ungkap Virus...
Menkes Ungkap Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Begini Penularannya
Sosiolog UI: Judi Online...
Sosiolog UI: Judi Online Seperti Virus, Penyebarannya Tak Terbatas
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Virus Hanta Ngamuk!...
Virus Hanta Ngamuk! AS Selidiki 120 Lebih Laboratorium Biologi
Rekomendasi
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved