DPD Minta Pemerintah Tak Anggap Remeh Hepatitis Misterius seperti Awal Covid-19
Kamis, 05 Mei 2022 - 06:38 WIB
loading...
Wakil Ketua DPD Sultan B Najamudin mengingatkan pemerintah agar tidak menganggap remeh virus hepatitis misterius seperti Covid-19 dulu. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin mendorong pemerintah meningkatkan pengawasan dan deteksi dini terhadap ancaman virus hepatitis misterius. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menemukan virus ini mengancam anak-anak di banyak negara, termasuk Indonesia.
"Belajar dari dari pengalaman epidemi Covid-19 kemarin, pemerintah harus bergerak cepat untuk melakukan hal-hal yang dianggap perlu untuk menekan tingkat penyebaran virus Hepatitis ini. Jangan sampai kita mengulangi kesalahan yang sama," kata Sultan dalam keterangan yang dikutip Kamis (5/5/2022).
Baca juga: Heboh Hepatitis Misterius, Begini Penjelasan IDI
Sultan mengingatkan, pemerintah tidak boleh lagi menganggap sepele terhadap setiap potensi ancaman kesehatan yang berasal dari virus. Dan seharusnya Kemenkes sudah memiliki SOP yang baku dalam menyikapi fenomena virus Hepatitis yang diduga telah diidap oleh tiga pasien anak yang dirawat di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta ini.
"Kami ingin Pemerintah harus rapid (cepat) respon dan mempu menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang efektif. Karena Indonesia sangat rentan terhadap berbagai jenis virus yang berkembang dari luar negeri. Apalagi saat ini kita belum benar-benar pulih pandemi Covid-19," desaknya.
"Belajar dari dari pengalaman epidemi Covid-19 kemarin, pemerintah harus bergerak cepat untuk melakukan hal-hal yang dianggap perlu untuk menekan tingkat penyebaran virus Hepatitis ini. Jangan sampai kita mengulangi kesalahan yang sama," kata Sultan dalam keterangan yang dikutip Kamis (5/5/2022).
Baca juga: Heboh Hepatitis Misterius, Begini Penjelasan IDI
Sultan mengingatkan, pemerintah tidak boleh lagi menganggap sepele terhadap setiap potensi ancaman kesehatan yang berasal dari virus. Dan seharusnya Kemenkes sudah memiliki SOP yang baku dalam menyikapi fenomena virus Hepatitis yang diduga telah diidap oleh tiga pasien anak yang dirawat di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta ini.
"Kami ingin Pemerintah harus rapid (cepat) respon dan mempu menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang efektif. Karena Indonesia sangat rentan terhadap berbagai jenis virus yang berkembang dari luar negeri. Apalagi saat ini kita belum benar-benar pulih pandemi Covid-19," desaknya.
Lihat Juga :