Kepala BP2MI Nyatakan Perang terhadap Sindikat Pengiriman PMI Ilegal
Jum'at, 17 April 2020 - 11:34 WIB
loading...
Foto/Okezone
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyatakan perang terhadap sindikat pengiriman PMI ilegal atau nonprosedural.
"Mereka adalah musuh negara. Kami wajib melindungi hak dan martbat PMI karena sejatinya kami adalah pelayan mereka," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Jakarta, Jumat (17/4/2020).
Ia mengatakan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, dan perwakilan RI di negara-negara penempatan untuk mengatasi persoalan tersebut. (Baca juga: Presiden Lantik Politikus Hanura Jadi Kepala BP2MI ).
BP2MI akan memperbaiki tata kelola penempatan PMI untuk mengikis PMI ilegal secara siginifikan. "Selain melindungi, negara akan diuntungkan dari peningkatan devisa yang dihasilkan," ucapnya.
Posisi BP2MI sangat strategis sebagai pelaksana kebijakan perlindungan PMI dan keluarganya. Di tengah Pandemi Covid-19, BP2MI akan hadir di garda terdepan dengan kebijakan tepat dan tindakan yang cepat. Karena situasi perekonomian ikut terdampak, BP2MI akan mengantisipasi kepulangan PMI dan menangani PMI yang masih bertahan di luar negeri. (Baca juga: Pulang ke Tanah Air, Pekerja Migran Terindikasi Covid-19 Langsung Dikarantina ).
"Mereka adalah musuh negara. Kami wajib melindungi hak dan martbat PMI karena sejatinya kami adalah pelayan mereka," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Jakarta, Jumat (17/4/2020).
Ia mengatakan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, dan perwakilan RI di negara-negara penempatan untuk mengatasi persoalan tersebut. (Baca juga: Presiden Lantik Politikus Hanura Jadi Kepala BP2MI ).
BP2MI akan memperbaiki tata kelola penempatan PMI untuk mengikis PMI ilegal secara siginifikan. "Selain melindungi, negara akan diuntungkan dari peningkatan devisa yang dihasilkan," ucapnya.
Posisi BP2MI sangat strategis sebagai pelaksana kebijakan perlindungan PMI dan keluarganya. Di tengah Pandemi Covid-19, BP2MI akan hadir di garda terdepan dengan kebijakan tepat dan tindakan yang cepat. Karena situasi perekonomian ikut terdampak, BP2MI akan mengantisipasi kepulangan PMI dan menangani PMI yang masih bertahan di luar negeri. (Baca juga: Pulang ke Tanah Air, Pekerja Migran Terindikasi Covid-19 Langsung Dikarantina ).
Lihat Juga :