Keuskupan Agung Ingatkan Jemaat Rayakan Natal dengan Suasana Hening dan Sederhana

Senin, 21 Desember 2020 - 16:06 WIB
loading...
Keuskupan Agung Ingatkan...
Sekjen Keuskupan Agung Jakarta, Romo Vincentius Adi Prasojo mengingatkan para jemaat untuk merayakan ibadah Natal dengan suasana hening dan sederhana. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen Keuskupan Agung Jakarta, Romo Vincentius Adi Prasojo mengingatkan para jemaat untuk merayakan ibadah Natal dengan suasana hening dan sederhana. Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19 .

“Kami selalu memperhatikan Surat Edaran dari Kementerian Agama juga dari Pemda DKI dan terakhir juga dari Surat Edaran dari Satgas Penanganan COVID-19 karena itu tentu untuk ibadat Natal, kami menyebutnya ibadat, menghindari kata-kata perayaan, untuk mengingatkan jemaat bahwa ini kita masuk dalam peribadatan, suasana hening dan sederhana,” ujar Romo Adi dalam dialog Ibadah Natal di Masa Pandemi secara virtual dari Media Center Satgas COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (21/12/2020). (Baca juga: PGI Imbau Ibadah Natal 2020 Dilakukan Secara Virtual)

Romo Adi juga menjelaskan tata cara peribadatan Natal di masa pandemi. “Pertama kami melakukan penyesuaian dalam tata peribadatan, yang biasanya 2 jam, lalu ini maksimal hanya 1 jam. Jumlah yang hadir juga tetap sama dengan mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Romo Adi juga menganjurkan jemaat untuk merayakan Natal di rumah saja. “Jemaat untuk tidak bepergian tidak mudik, tetap di rumah, silaturahmi Natal antara keluarga tetap di rumah, kalau perlu online saja. Dan itu yang persiapan-persiapan yang terus kami lakukan termasuk dalam hal tracing dengan pendaftaran online,” tuturnya.

Sementara itu, Romo Adi pun mengatakan jika perayaan Natal secara langsung di Gereja Katedral tetap dilakukan namun harus sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan. “Sudah 3 bulan ini kami mengadakan peribadatan tatap muka, offline. Dan untuk Natal peribadatan tetap ada dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan durasi yang dipersingkat dan aturan yang semakin ketat. Apalagi di daerah DKI Jakarta situasinya semakin seperti kita ketahui bersama,” tandasnya.

Untuk peribadatan di Gereja Katedral, kata Romo Adi, ada dua yakni melalui online maupun offline. “Bagi umat yang datang untuk offline, pertama di harus terdaftar secara online, mengikuti protokol, menggunakan masker dari rumah di tempat ibadah sampai pulang tidak boleh lepas masker, menjaga jarak sebagaimana sudah kami lakukan selama ini, memastikan sehat dan para pelayan peribadatan juga dipastikan bebas COVID-19 dengan tes yang ada,” tuturnya. (Baca juga:PGI Minta Natal Dirayakan Sederhana dan Tak Gelar Open House)

Romo Adi juga mengatakan untuk jumlah jemaat yang bisa melakukan ibadat di Gereja dibatasi hanya 20%. “Jadi peraturan tetap sama kapasitasnya juga tetap sama 20% dari jumlah umat yang bisa hadir. Kalau Kementerian Agama memberi 50%, kami agar hati-hati lagi 20% tidak bisa lebih,” tegasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Jakarta-Komunitas...
Keuskupan Agung Jakarta-Komunitas Heaven Mikael Gelar Jakarta Eucharistic Revival 2026
Stafsus Menag Tegaskan...
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Prabowo Jaga Kerukunan Umat Beragama
Terbuka Dikritik, Prabowo:...
Terbuka Dikritik, Prabowo: Justru Terbantu, Itu Menyelamatkan Saya
Perayaan Natal 2025...
Perayaan Natal 2025 Kondusif, GMKI Apresisasi Peran Polri Jaga Keamanan
Jemaat Terbantu Misa...
Jemaat Terbantu Misa Lansia di Gereja Katedral Jakarta
Perayaan Natal MNC,...
Perayaan Natal MNC, Hary Tanoesoedibjo Berbagi Kesaksian: Kehadiran Tuhan Bawa Hasil yang Tak Pernah Kita Bayangkan
Pukat Keuskupan Agung...
Pukat Keuskupan Agung Jakarta Gelar Ajang Maraton Run4U 2026, Usung Tema Pelestarian Lingkungan
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekomendasi
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Berita Terkini
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved