Edhy Prabowo Berkomitmen Selesaikan Masalah ABK Indonesia

Rabu, 13 Mei 2020 - 14:00 WIB
loading...
Edhy Prabowo Berkomitmen...
Menteri KP Edhy Prabowo berkomitmen menyelesaikan masalah ABK Indonesia di kapal asing. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berusaha mencarikan jalan keluar dari masalah pekerja di sektor perikanan yang bekerja di luar negeri. Hal itu agar tragedi eksploitasi dan pelarungan jenazah terhadap tiga anak buah kapal (ABK) tidak terulang lagi. (Baca juga: Kemlu Harus Investigasi Kasus Perbudakan ABK di Kapal China)

Menteri KP Edhy Prabowo mengungkapkan pihaknya memiliki dua opsi sebagai jalan keluar dari sengkarut pengiriman ABK Indonesia ke luar negeri. Pertama, KKP menyetujui masukan duta besar Indonesia di Selandia Baru, Tantowi Yahya, untuk melakukan moratorium ABK di kapal perikanan asing. Opsi kedua, memberikan masukan teknis untuk perizinan ABK yang akan bekerja di kapal asing. Kedua opsi itu sudah disetor KKP ke Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves). “Dua itu terserah mana yang disetujui. Jadi intinya, ini (ABK) masalahnya kompleks,” ujar Edhy dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (13/5/2020).

Pemerintah dan masyarakat Indonesia bereaksi keras atas pelarungan tiga ABK di atas kapal Long Xing 629. Diduga pelarungan jenazah ABK Indonesia itu dilakukan di Samudera Pasifik. Pemerintah pun memfasilitasi kepulangan 25 ABK dari Korea Selatan pada 24 April dan 8 Mei lalu. KKP sudah menyiapkan langkah lanjutan dari setiap opsi. Jika moratorium yang dipilih, Edhy Prabowo menuturkan akan membukakan akses lapangan pekerjaan di dalam negeri. Para ABK bisa bekerja di kapal ikan lokal. (Baca juga: Kasus Perbudakan Juga Dialami ABK Indonesia di Kapal Taiwan)

Menurut Edhy, KKP akan memudahkan perizinan bagi para pemilik kapal perikanan agar mereka bisa menyediakan lapangan pekerjaan. Politis Gerindra itu meyakini industri perikanan dalam negeri masih membutuhkan banyak tenaga kerja. “Kalau satu kapal butuh 30 ABK, 1.000 kapal butuh 30.000 ABK,” ucapnya.

Edhy berkomitmen menyelesaikan permasalahan ABK ini dari hulu terlebih dahulu. KKP akan membangun komunikasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menyamakan persepsi. Sebab Kemenaker dan Kemenhub merupakan lembaga yang memiliki kewenangan untuk memberikan izin bekerja kepada para ABK. (Baca juga: Kuasa Hukum Beberkan Kronologi Tewasnya ABK Indonesia di Kapal China)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Menteri Trenggono Ungkap...
Menteri Trenggono Ungkap 100 Titik Kampung Nelayan Rampung Mei 2026
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan...
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan PNBP VMS untuk Nelayan Kecil
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Rekomendasi
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved