Akademisi Nilai RUU Perlindungan Data Pribadi Belum Sentuh Pemulihan Korban

Sabtu, 05 Desember 2020 - 01:18 WIB
loading...
Akademisi Nilai RUU...
RUU Perlindungan Data Pribadi yang tengah dibahas di DPR dirasakan belum cukup karena tidak adanya orientasi terhadap pemulihan terhadap korban.Foto/Ilustrasi/Koran SINDO
A A A
JAKARTA - Era digitalisasi atau pesatnya kemajuan teknologi digital semakin memudahkan proses transfer data, termasuk yang berkaitan identitas pribadi penduduk, sosial, dan lainnya. Dalam konteks nasional, negara berkewajiban mengumpulkan data serta untuk melengkapi identitas data digital warganya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Wiyanti Eddyono mengatakan, kelengkapan data digital itu menjadi salah satu isu penting yang menjadi pekerjaan pemerintah pusat hingga daerah. Menurutnya, data-data yang tidak terekam itu sangat dibutuhkan karena akan berpengaruh akan beragam layanan terhadap masyarakat.

“Identitas data digital harus dilengkapi dan itu menjadi tanggung jawab negara karena itu akan berpengaruh terhadap layanan kepada masyarakat marjinal,” papar Sri dalam diskusi bertajuk Identitas Digital di Indonesia: Mengakhiri atau Melanggengkan Diskriminasi? yang digelar secara virtual, Jumat (4/12/2020).

Isu lainnya, lanjut Sri, yaitu identitas data dalam konteks kepentingan individu. Ini berkaitan dengan transaksi pribadi, berkomunikasi atau interaksi, aktivitas lainnya. Ia menilai pentingnya identitas digital tidak akan bisa dipahami banyak orang jika tidak diikuti dengan literasi digital.

“Ini menjadi kewajiban negara juga dan tanggung jawab semua pihak untuk melakukan literasi digital karena kehidupan digital tidak bisa dihindari, tetapi berdampak kalau kita tidak paham apa konsekuensinya ketika data kita diambil pihak lain,” ujarnya. (Baca: Dijemput Paksa KPK, Eks Direktur PT Garuda Indonesia Dijebloskan ke Penjara)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
DPR: Revisi UU HAM Harus...
DPR: Revisi UU HAM Harus Memperkuat Sistem HAM Nasional
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Bakti BCA Kembali Buka...
Bakti BCA Kembali Buka Teacher Tech Championship 2026
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Rekomendasi
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Berita Terkini
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Mitra Fahrudin Kantongi...
Mitra Fahrudin Kantongi Dukungan dari BM PAN DIY
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Infografis
Banyak Penyalahgunaan,...
Banyak Penyalahgunaan, Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved