Perjuangan Hidup Mati Dokter Sriyanto Sembuh dari COVID-19

Jum'at, 04 Desember 2020 - 15:44 WIB
loading...
Perjuangan Hidup Mati...
dr Sriyanto Sp B, seorang dokter bedah di sebuah rumah sakit di Wonogiri, saat menjalani masa isolasi karena terpapar COVID-19. Foto/Istimewa/Satgas Penanganan COVID-19
A A A
COVID-19 bisa menginfeksi siapa pun, termasuk dokter. Hal itu pula yang dialami dr Sriyanto Sp B, dokter bedah di sebuah rumah sakit di Wonogiri, Jawa Tengah, yang baru saja menyelesaikan masa isolasi.

Berdua bersama anak bujang semata wayang, Sriyanto harus merasakan 12 hari 'nikmatnya' ruang isolasi mulai tanggal 18-30 November 2020.

"Alhamdulillah, saat ini kami berdua sudah sembuh dan dapat bernapas dengan lega. Bahkan saat ini kami sudah dapat beraktivitas seperti sedia kala," kata Sriyanto, dikutip dari testimoni yang dibagikan Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Jumat (4/12/2020).

Sriyanto pun berbagi cerita beratnya perjuangan antara hidup dan mati pada masa isolasi. Menurutnya, itu merupakan pengalaman yang tak akan mungkin dia lupakan seumur hidup.

(Baca juga: KPU Fasilitasi Pasien Covid-19 Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2020 ).

Sriyanto menceritakan, pada 18 November 2020, hasil tes swab dirinya dan anaknya positif. Mereka pun segera berangkat ke ruang isolasi di RS Moewardi, Solo

"Saya dan anak saya mengalami kondisi demam dan batuk. Sepanjang perjalanan antara Wonogiri ke Solo, tubuh saya terus menggigil. Kondisi ini diperparah karena keluarga besar kami sedang mendapatkan musibah. Ayah mertua saya yang juga dokter bedah sedang berada dalam ruangan ICU RS Karyadi Semarang karena positif COVID-19. Usianya yang sudah 78 tahun, menjadikannya sangat rapuh menghadapi serangan virus ini. Total delapan orang dari keluarga kami yang positif COVID-19," paparnya.

Sesampainya di ruangan isolasi, kondisi Sriyanto bertambah buruk dengan demam yang masih tinggi. Setiap hari dirinya menggigil kedinginan. Bahkan, setiap 6 jam sekali harus mengonsumsi obat pamol agar tidak menggigil akut.

"Di hari keempat masa isolasi, saya mulai batuk dengan badan terasa sakit semua. Ketika menerima telepon dari keluarga atau sahabat, batuk semakin parah, Bahasa jawanya batuk 'ngekel'. Setiap bergerak juga batuk seperti ketika salat yang banyak gerakan, dari ruku ke sujud, atau dari sujud ke berdiri, maka otomatis akan batuk. Saya sangat tersiksa dan rasanya sulit sekali untuk bernapas lega," jelasnya.

Di hari keenam isolasi, kondisi Sriyanto semakin parah. Saat itu dirinya sudah tak bisa merasakan indera penciuman. Bahkan, tidak bisa mengunyah dengan baik. Nasi jatah makan terasa sangat keras. "Saya berusaha mengunyah tapi gagal. Kerongkonganku terasa sangat sakit. Berkali-kali berusaha mengunyah nasi, tapi tak bisa sampai akhirnya saya muntahkan kembali nasi yang masih utuh itu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Anak Meisya Siregar...
Anak Meisya Siregar Nyaris Tenggelam Terseret Ombak di Bali, Bebi Romeo Terpukul
Berita Terkini
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
Teka-teki Silang Perkara...
Teka-teki Silang Perkara Pidana Eks Jampidsus
Safari Politik, Ketua...
Safari Politik, Ketua DPP Partai Ummat Heikal Safar Temui Sufmi Dasco
2 Sisi PFII: Potensi...
2 Sisi PFII: Potensi versus Presisi
Sidang Putusan Praperadilan...
Sidang Putusan Praperadilan Jilid II Roy Suryo Digelar Hari Ini
4 Kombes Pol Promosi...
4 Kombes Pol Promosi Jabatan ke Lemdiklat Polri dan Pecah Bintang dalam Mutasi Terbaru, Ini Daftar Namanya
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved