Susi Pudjiastuti Sedih Benih Lobster di Ekspor ke Luar Negeri

Kamis, 26 November 2020 - 12:34 WIB
loading...
Susi Pudjiastuti Sedih...
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku sedih melihat benih lobster atau benur saat ini yang diperbolehkan diekspor ke luar negeri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - KPK menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sebagai tersangka penerima suap terkait dengan ekspor benih lobster atau benur. Dalam kronologisnya, kasus ini bermula ketika Edhy menerbitkan surat terkait perizinan usaha perikanan budidaya lobster.

Kebijakan Edhy membuka keran ekspor benur memang menuai pro kontra. Sebab, hal itu kontras dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya, Susi Pudjiastuti. Selama menjabat, Susi melarang keras ekspor benur. Dia mengaku sedih melihat potensi kekayaan laut Indonesia dilepas begitu saja. (Baca juga: Susi Pudjiastuti Tunggu Ajakan Makan Leonardo DiCaprio Ketimbang Tanggapi Edhy Prabowo)

“Sekarang tidak ada lagi penyelundupan, karena sekarang semua kan sudah legal, ya sudah, sedih saja saya. Lobster besar jadi tidak ada, karena benihnya sudah hilang dibawa ke Vietnam, di Vietnam sekarang mereka punya banyak lobster lebih besar,” ujar Susi dalam sesi wawancara, dikutip pada Kamis (26/11/2020). (Baca juga: Apresiasi Penangkapan Edhy Prabowo, Febridiansyah Juga Sindir KPK)

Padahal, kata Susi, dengan membiarkan lobster besar di laut akan memberi nilai tambah berkali lipat untuk para nelayan dan negara sendiri. Mengirim benur bahkan anakan lobster akan membuat negara kehilangan peluang keuntungan ekonomi yang lebih besar. “Sampai kapanpun biar aja lobster besar di laut, kita menangkap yang besar. Karena kalau besar harga jualnya akan lebih mahal, iya puluhan kali,” kata Susi. (Baca juga: Apresiasi Kinerja KPK, Fadli Zon: Moga Bisa Temukan Harun Masiku)

Saat ditanya pilihan mana yang lebih baik apabila lobster dibudidayakan dengan bantuan berbagai teknologi ketimbang dilepas di habitat aslinya di laut, Susi dengan tegas menjawab. “Saya pikir Tuhan membudidayakan di laut lebih baik daripada manusia. Saya tetap setuju Tuhan yang membudidayakan di laut dan manusia mengambil pada saat besar, itu saja. Lobster itu sebaiknya besar di laut, karena laut lebih baik untuk lobster,” kata Susi.

Ketegasan Susi melarang ekspor benur mengingatkan keberhasilan Kementerian KKP menyelamatkan 389.591 benih lobster dari upaya penyelundupan, bersama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, pada 2018 silam. “Jika berhasil diloloskan, kita bisa rugi Rp58,4 miliar. Saya sangat prihatin bila masyarakat harus menjual bibit seharga Rp3.000 per ekor ke pengepul, sementara kita bisa menghasilkan nilai lebih ketika menunggu lobster menjadi lebih besar,” ujar Susi saat itu.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Ini Alasan KPK Belum...
Ini Alasan KPK Belum Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
KPK Sita Logam Mulia...
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah di OTT Bupati Sukoharjo
Rekomendasi
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Berita Terkini
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved