Komitmen G-20 di Masa Pandemi Covid-19
Senin, 23 November 2020 - 05:20 WIB
loading...
Indonesia sebagai satu di antara anggota G-20 turut menyampaikan pentingnya dukungan untuk sektor ekonomi, terutama bagi negara-negara berpendapatan rendah.
A
A
A
PERTEMUAN Negara-Negara Kelompok 20 (G-20) yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi pekan lalu terasa lain dari biasa. Konsep virtual menjadi pilihan karena dunia masih berhadapan dengan pandemi Covid-19.
Di tengah keterbatasan tersebut, Arab Saudi yang menjadi tuan rumah pertemuan bergengsi tahunan itu memberikan harapan baru. Selain komitmen menggelontorkan dana puluhan miliar dolar AS untuk mengatasi pandemi, Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman, menyatakan dalam situasi yang tidak biasa kali ini, G-20 harus memobilisasi semua sumber daya untuk mengatasi krisis.
Sumber daya yang dimaksud termasuk komitmen senilai tidak kurang dari USD21 miliar (sekitar Rp295 triliun) untuk mengatasi dampak krisis. Arab Saudi, ujar Salman, telah mengeluarkan dana USD11 miliar untuk mendukung individu dan pelaku usaha yang terkena imbas Covid-19.
Dalam pertemuan virtual tersebut, para pemimpin G-20 memastikan agar semua negara mendapatkan akses yang adil terhadap distribusi vaksin korona. Di samping itu, G-20 juga menyebutkan bahwa negara-negara miskin yang terdampak harus bisa bertahan.
Soal vaksin ini, sejumlah negara terus mengupayakan agar implementasinya bisa segera dilakukan. China, Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Eropa kini tengah berlomba-lomba menyediakan vaksin korona. Tahapan uji klinis telah dilakukan dan tinggal menunggu rekomendasi dari WHO untuk segera didistribusikan.
Di tengah keterbatasan tersebut, Arab Saudi yang menjadi tuan rumah pertemuan bergengsi tahunan itu memberikan harapan baru. Selain komitmen menggelontorkan dana puluhan miliar dolar AS untuk mengatasi pandemi, Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman, menyatakan dalam situasi yang tidak biasa kali ini, G-20 harus memobilisasi semua sumber daya untuk mengatasi krisis.
Sumber daya yang dimaksud termasuk komitmen senilai tidak kurang dari USD21 miliar (sekitar Rp295 triliun) untuk mengatasi dampak krisis. Arab Saudi, ujar Salman, telah mengeluarkan dana USD11 miliar untuk mendukung individu dan pelaku usaha yang terkena imbas Covid-19.
Dalam pertemuan virtual tersebut, para pemimpin G-20 memastikan agar semua negara mendapatkan akses yang adil terhadap distribusi vaksin korona. Di samping itu, G-20 juga menyebutkan bahwa negara-negara miskin yang terdampak harus bisa bertahan.
Soal vaksin ini, sejumlah negara terus mengupayakan agar implementasinya bisa segera dilakukan. China, Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Eropa kini tengah berlomba-lomba menyediakan vaksin korona. Tahapan uji klinis telah dilakukan dan tinggal menunggu rekomendasi dari WHO untuk segera didistribusikan.
Lihat Juga :