Vaksinasi COVID-19, Doni Monardo: Tergantung Keputusan Terakhir dari BPOM

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:17 WIB
loading...
Vaksinasi COVID-19,...
Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo menegaskan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi menekankan bahwa proses vaksinasi COVID-19 tidak boleh terburu-buru dan harus aman. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 , Doni Monardo menegaskan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) beberapa waktu lalu menekankan bahwa proses vaksinasi COVID-19 tidak boleh terburu-buru dan harus aman.

“Menyangkut masalah vaksinasi, bapak Presiden terakhir mengatakan kita memang harus cepat, tetapi tidak boleh terburu-buru ya. Saya ulangi, jadi kita harus cepat memang betul, tapi jangan terburu-buru. Ini penjelasan bapak Presiden terkait dengan masalah vaksin,” ujar Doni pada Seminar Nasional XVII Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Dan Seminar Tahunan XIV Patient Safety, Jumat (30/10/2020). (Baca juga: Kapasitas Bed di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Diklaim Terbanyak di Asia Tenggara

Oleh karena itu, tegas Doni vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat harus sesuai dengan ketentuan dari World Health Organization (WHO) dan dari pemerintah Indonesia dalam hal ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Oleh karenanya Bapak Presiden juga mengatakan sebelum vaksin itu bisa resmi diberikan pada masyarakat tentunya sesuai dengan ketentuan, baik itu WHO baik dari pemerintah dalam hal ini adalah BPOM,” jelas Doni.

Sehingga, kata Doni keputusan terakhir dalam penggunaan vaksin COVID-19 di Indonesia tergantung dari BPOM. “Jadi sebelum emergency use authorization ini dikeluarkan oleh BPOM, maka vaksin belum belum tentunya belum boleh diberikan pada masyarakat. Jadi kita sangat-sangat tergantung dari keputusan terakhir dari BPOM,” tegasnya. (Baca juga:Kemenkes-Pemda Koordinasi Siapkan Kapasitas Ruang Isolasi Tambahan Pasien COVID-19)

Doni menambahkan sebelum vaksin dan obat COVID-19 ada maka obat dan vaksin terbaik untuk mencegah terpapar COVID-19 adalah disiplin protokol kesehatan. “Dan bapak Presiden juga mengatakan sebelum vaksin ada, sebelum obat ada, maka vaksin dan obat terbaik adalah protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dari kerumunan dan sering mencuci tangan,” tutup Doni.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved