Pengetesan Spesimen COVID-19 Lampaui Standar WHO, Doni: Berada Pada Posisi 82,51%
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 01:13 WIB
loading...
A
A
A
Doni tidak menampik bahwa saat pertama kali ditemukan kasus COVID-19 kemampuan pengetesan hanya belasan persen saja. “Pada saat melakukan pemeriksaan laboratorium itu, kemampuan kita mungkin ya hanya belasan persen saja dari standar yang ditetapkan WHO. Dan sekarang berada pada posisi 82,51% sebuah angka yang harus kita akui cukup membanggakan.”
“Banyak pihak yang pesimis waktu itu bahwa kita tidak mampu atau mungkin kita kurang begitu serius melakukan pemeriksaan spesimen, melakukan testing, ternyata sekarang sudah sangat bagus sekali,” sambungnya. (Baca juga: Total Sembuh dari COVID-19 Tembus 301.006 Orang)
Memang pada awalnya, kata Doni hanya 10.000 spesimen per hari pada periode April sampai dengan Mei. “Kemudian Presiden Jokowi meminta ditambah lagi menjadi 20.000 lantas meningkat lagi menjadi 30.000. Dan alhamdulilah target yang diberikan Presiden Jokowi telah kita lampaui hari ini,” tutupnya.
“Banyak pihak yang pesimis waktu itu bahwa kita tidak mampu atau mungkin kita kurang begitu serius melakukan pemeriksaan spesimen, melakukan testing, ternyata sekarang sudah sangat bagus sekali,” sambungnya. (Baca juga: Total Sembuh dari COVID-19 Tembus 301.006 Orang)
Memang pada awalnya, kata Doni hanya 10.000 spesimen per hari pada periode April sampai dengan Mei. “Kemudian Presiden Jokowi meminta ditambah lagi menjadi 20.000 lantas meningkat lagi menjadi 30.000. Dan alhamdulilah target yang diberikan Presiden Jokowi telah kita lampaui hari ini,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :