JPPR Ungkap Sejumlah Pelanggaran Masih Warnai Massa Kampanye Pilkada

Senin, 19 Oktober 2020 - 20:43 WIB
loading...
JPPR Ungkap Sejumlah...
Massa kampanye Pilkada 2020 masih berlangsung hingga kurang dari dua bulan pemungutan suara 9 Desember mendatang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Massa kampanye Pilkada 2020 masih berlangsung hingga kurang dari dua bulan pemungutan suara 9 Desember mendatang. Namun kampanye di tengah pandemi COVID-19 masih diduga masih diwarnai berbagai potensi pelanggaran.

Kordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Alwan Ola Riantoby menyatakan dari 34 daerah pemantauan lembaganya, kecenderungan pasangan calon lebih memilih berkampanye dengan metode tatap muka secara langsung ketimbang vitual. (Baca juga: KPU dan Bawaslu Diminta Memperberat Sanksi bagi Pelanggar Prokes di Pilkada)

"Paslon lebih banyak melakukan kampanye dengan menghadiri undangan seperti nikahan, Yasinan dan blusukan ke kampung-kampung dengan jumlah yang terbatas," ujar Alwan saat dihubungi SINDOnews, Senin (19/10/2020).

Alwan juga menganggap pelanggaran protokol kesehatan masih banyak di temukan di 34 daerah tersebut. Praktik pelanggaran seperti jumlah massa lebih dari 50 orang.

Selain itu JPPR menemukan adanya dugaan pelanggaran berbasis media sosial, seperti hoaks dan ujaran kebencian. Untuk itu, pihaknya mendorong Bawaslu agar lebih berani dalam melakukan pendidikan terhadap masyarakat dan membubarkan praktik pelanggaran kampanye. (Baca juga: Melihat Untung Rugi Kotak Kosong di Pilkada Serentak 2020)

"Sejauh ini JPPR menilai kampanye yang diakukan belum memenuhi prinsip dasar kampanye yakni, dialogis, partisipatif dan pendidikan pemilih. Kampanye yang dilakukan masih bersifat seremonial belum masuk pada substansi kampanye," tandas Alwan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paslon 01 Unggul di...
Paslon 01 Unggul di PSU Pilkada Sabu Raijua, Tim Hukum: Kemenangan Demokrasi.
Indonesia Bukan India,...
Indonesia Bukan India, Pilkada Serentak 2020 Sudah Membuktikan
Penetapan Bupati-Wakil...
Penetapan Bupati-Wakil Bupati Terpilih Labuhanbatu Berencana Digugat ke PTUN
MK Perintahkan PSU Pilkada...
MK Perintahkan PSU Pilkada Sabu Raijua, Ini yang Dilakukan Bawaslu
Kemkominfo Pastikan...
Kemkominfo Pastikan Mengawal Pelaksanaan PSU Pilkada 2020
MK Batalkan Hasil Pilkada...
MK Batalkan Hasil Pilkada Sabu Raijua, Begini Tanggapan Kuasa Hukum Pemohon
Heboh Dana Pilkada Depok...
Heboh Dana Pilkada Depok 2020 Digunakan Buat Hiburan Malam
Ratusan Personel TNI...
Ratusan Personel TNI Diterjunkan Amankan PSU Pilkada Halmahera Utara
Pasangan Heri Amalindo-Soemarjono...
Pasangan Heri Amalindo-Soemarjono Kembali Menang Dalam PSU di PALI
Rekomendasi
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved