Efektif Cegah Paparan COVID-19, Budaya Wajib Masker Harus Terus Dikampanyekan

Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:58 WIB
loading...
A A A
Upaya itu terbilang cukup efektif mencegah penyebaran virus. Namun ternyata, pembatasan tersebut ikut berdampak pada sektor ekonomi. Dunia usaha kehilangan pendapatan hingga bangkrut hingga berujung pada terjadinya terjadi PHK atau pengangguran dalam jumlah besar.

“Karena itu, kami yakin pada akhirnya kalau kita ini sungguh terapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, pemerintah tidak perlu lagi menerapkan PSBB. Artinya ekonomi bergerak lagi dan tumbuh normal kembali. Makanya cara paling mudah adalah mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan di air mengalir dengan sabun (3M). Kalau ini dilakukan maka sekaligus menyelamatkan ekonomi,” imbuh dia.

Sigit menjelaskan GPM berbeda dengan gerakan masker lainnya. Ada empat ciri khas yang membedakan. Pertama, bukan gerakan yang hanya membagikan masker. Sebaliknya, GPM lebih banyak melakukan kampanye publik, edukasi masyarakat, penyuluhan dan sosialisasi agar masyarakat disiplin pakai masker.

“Kami mengisi kekosongan kegiatan kampanye publik pakai masker yang belum sempat dilakukan oleh pemerintah. Melakukan kampanye publik dengan menggunakan pesan tunggal yang jelas dan sederhana: Lindungi Kamu dan Aku,” terangnya. (Baca juga: Kemenkes Perkuat Posbindu di 80 Ribu Desa Tekan Angka Kematian COVID-19 dengan Komorbid)

Ciri lainnya adalah GPM mendorong agar kelompok masyarakat tertentu yang tidak mampu membeli masker setiap hari bisa membuat sendiri atau swasembada masker.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Pentingnya Taiwan Menghadapi...
Pentingnya Taiwan Menghadapi Pandemi di Masa Depan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved