Kota Bengkulu Belum Berniat Terapkan PSBB

Rabu, 06 Mei 2020 - 16:44 WIB
loading...
Kota Bengkulu Belum...
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan (tengah) saat berkunjung ke gedung SINDO Media, Jakarta, Selasa 28 Januari 2020. Pemkot Bengkulu belum berniat untuk menerapkan PSBB. Foto/SINDOphoto/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Pemkot Bengkulu belum berniat untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hingga kini kasus Covid-19 di Kota Bengkulu masih tergolong minim.

"Karena memang kita menganggap (PSBB) ini belum perlu. Masyarakatnya masih nurut-nurut. ODP, PDP, yang positif itu masih cukup terkendali, sehingga kita belum mau mengambil langkah itu," kata Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan dalam wawancara IG Live dengan SINDOnews, Rabu (6/5/2020).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengakui bahwa PSBB memerlukan persiapan. Ia melihat sejumlah daerah yang telah menerapkan PSBB seperti Jakarta, Surabaya, Bogor, dan Bandung memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta infrastruktur yang cukup kuat. (Baca juga: Sri Mulyani: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Melonjak Akibat Covid-19 )

"Sementara kita memang belum menghitung bahwasanya itu akan kita terapkan. Kita cuma minta bandara ditutup, tadinya, melalui surat dari saya kepada Pak Gubernur untuk diteruskan kepada Presiden," tutur adik kandung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ini.

Kendati demikian, Helmi mengakui, tidak menutup kemungkinan bakal menetapkan PSBB jika kondisi nantinya mengharuskan. Tetapi, ia berharap Kota Bengkulu tidak sampai menerapkan PSBB. "Kalau sudah memang diperlukan (PSBB) kenapa tidak? Kalau itu bisa solusi terbaik untuk pencegahan Covid-19," tuturnya. (Baca juga: Pandemi COVID-19 Tekan Ekonomi Jatim )

Sekadar diketahui, berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan sampai 5 Mei 2020, kasus Covid-19 di Bengkulu sebanyak 12 orang, seorang sembuh dan seorang meninggal dunia.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved