Reisa Broto Asmoro: Vaksin Itu Dicari yang Paling Aman dan Efektif bagi Tubuh

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 09:29 WIB
loading...
Reisa Broto Asmoro:...
Jubir Satgas Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro mengatakan sempat beredar kabar vaksin dapat mengakibatkan autis. Informasi itu pernah terjadi pada vaksin Measles Mumps Rubela (MMR). Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi COVID-19 banyak beredar informasi bohong, salah satunya, tentang vaksin yang masih diuji coba di beberapa negara. Pemerintah harus memberikan edukasi agar masyarakat percaya keamanan vaksin yang akan digunakan.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro mengatakan sempat beredar kabar vaksin dapat mengakibatkan autis. Informasi itu pernah terjadi pada vaksin Measles Mumps Rubela (MMR). Itu disebabkan oleh penelitian yang dilakukan pada 1998. Namun, belakangan hasil penelitian dan jurnal yang diterbitkan di The Lancet telah ditarik. (Baca juga: Klaster Baru Covid-19 Berpeluang Terjadi di Tengah Demonstran)

“Yang bersangkutan telah ditindak secara profesional. Izin praktik enggak bisa lakukan dan jurnalnya sudah ditarik karena terbukti menyebarkan informasi yang salah. Dari lancet sudah menarik dan mengucapkan minta maaf. Merevisi penelitian melalui jurnal itu salah,” ujarnya dalam diskusi daring dengan tema “Vaksin: Menjawab Mitos dan Menolak Hoaks”, Kamis (8/10/2020).

Reisa menjelaskan ada beragam cara untuk mendapatkan vaksin. Pertama, vaksin itu berasal dari kuman hidup yang dilemahkan. Ini biasanya vaksin untuk penyakit campak dan rubel. Kedua, vaksin yang berasal dari kuman yang mati. Vaksin ini digunakan untuk polio.

Kemudian, ada yang berasal dari kuman atau virus itu sendiri. Contohnya, vaksin human papillomavirus (HPV) dan untuk COVID-19 juga menggunakan teknik ini. “Dicari yang paling aman dan efektif untuk tubuh. Kuman sendiri sudah tidak menyebabkan penyakit karena sudah aman,” tegasnya.

Lulusan Universitas Pelita Harapan itu mengungkapkan vaksin bukan hanya untuk anak tetapi juga orang dewasa. Justru orang dewasa sangat memerlukan vaksin untuk melindungi tubuhnya karena mobilitas dan kegiatannya banyak. (Baca juga: Cegah Informasi Bohong, Intensifkan Edukasi Covid-19)

“Banyak vaksin yang tidak memberikan proteksi seumur hidup. Hepatitis B itu yang seumur hidup. Vaksin bagi orang dewasa yang diwajibkan dan disarankan pemerintah ada lima,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Berita Terkini
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved