Serangan Nine Eleven yang Menggoncang Dunia (Bagian 5)

Sabtu, 19 September 2020 - 17:47 WIB
loading...
A A A
Dia melihat saya serius, lalu berkata: “Brother, you know I am working in a public place. So I am worried people will identify me as a Muslim”. (Saudaraku, saya kan kerja di tempat umum. Saya khawatir orang-orang akan tahu kalau saya Muslim).

“So what?” (Lalu kenapa?), tanyaku.

“They will not come or will do something wrong or harm to me” (mereka tidak akan datang ke restoran, atau akan melakukan hal-hal yang membahayakan saya), jawabnya.

Saya kemudian menyampaikan kepadanya bahwa apa yang dia rasakan itu seperti ketakutan, perasan terancam, dan lain-lain adalah sesuatu yang tidak perlu. Dia takut sebelum ada yang menakutinya. Dia merasa terancam tanpa ada yang mengancamnya.

Itu hanya sekelumit keadaan Umat ketika itu. Di satu sisi ada yang semakin sadar agama dan menjadi solid dalam beragama. Tapi di sisi lain ada juga yang Imannya anjlok dan kehilangan “self confidence” (percaya diri) dalam berislam.

Di tengah-tengah meningginya kekerasan-kekerasan yang kita hadapi saat itulah yang mendorong Komunitas Muslim di Amerika, dan saya pribadi salah satunya, untuk melakukan segala hal yang memungkinkan untuk mengurangi dampak negatif peristiwa 9/11 itu. Saat itu di benak kami adalah meminimalisir kesalah pahaman dan kemarahan publik Amerika akibat serangan ini.

Maka pada pertemuan dengan Presiden Bush itulah, seperti yang disebutkan sebelumnya, saya menyampaikan permintaan khusus kepadanya agar jika memungkinkan Presiden Amerika mengeluarkan statemen publik yang menegaskan bahwa serangan 9/11 itu tidak ada hubungannya dengan Islam dan Komunitas Islam.

Bush berkunjung ke Islamic Center DC

Saya tidak tahu, dan memang saya tidak yakin, jika karena permintaan sayalah pada saat bertemu di sebuah geraja New York sehari sebelumnya sehingga Presiden Bush melakukan kunjungan ke Islamic Center di Washington DC keesokan harinya. Di sana Presiden diterima oleh beberapa tokoh Nasional Muslim. Selain Imam Islamic Center yang didanai oleh Saudi Arabia itu, juga ada Nihad Awad (CAIR), Perwakilan ISNA, MAS, dan beberapa tokoh-tokoh Muslim lainnya.

Lalu apa saja yang disampaikan Bush di Islamic Center? Apa Urgensi atau signifikansi kunjungan itu? Dan Bagaimana keadaan di Amerika dan kota New York pada hari-hari berikutnya? (Bersambung.....).
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Interfaith dan Islamophobia...
Interfaith dan Islamophobia (Bagian 2)
Rekomendasi
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Berita Terkini
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved