Serangan Nine Eleven yang Menggoncang Dunia (Bagian 5)

Sabtu, 19 September 2020 - 17:47 WIB
loading...
A A A
Sayang ketika niat mulia itu dimulai terjadi eksposur yang tidak proporsional. Sebagian bahkan menjadikannya sebagai isu politik alias dipolitisir. Maka hebohlah New York bahkan Amerika. Terjadi resistensi keras terhadap rencana pendirian Islamic Center itu. Itu hanya satu contoh betapa di tengah tantangan Islamophobia pasca 9/11 itu justeru menjadi awal penyadaran Islam kepada orang-orang Islam sendiri. Orang seperti Sharif El-Gamal ini berbalik dari tidak peduli agama menjadi pejuang agama.

Mengganti Nama

Akan tetapi pada sisi lain, betapa tidak sedikit juga orang-orang Islam di Amerika yang “over worried” (ketakutan berlebihan) sehingga mereka merasa dipaksa untuk menyembunyikan identitas keislamannya. Ada beberapa wanita yang menanggalkan jilbab. Padahal dukungan sebagian warga Amerika saat itu luar biasa. Di beberapa universitas mahasiswi-mahasiswi non Muslims yang sengaja memakai hijab atau jilbab untuk sekedar memberikan dukungan (solidaritas) kepada wanita-wanita Muslimah.

Ada juga yang selama ini menganggap janggut sebagai simbol keislaman dan kebanggaan baginya, kini mereka mencukur habis janggutnya. Atau mennganti style pakaian mereka dari pakaian traditional Asia Selatan misalnya (shalwar gamiz) ke pakaian ala Texas (Jeans). Bahkan tidak sedikit orang Islam ketika itu merasa harus mengganti nama untuk menyembunyikan identitas keislamannya. Dari Daud menjadi David. Yunus menjadi Jones, Musa menjadi Moses, bahkan Mohammad menjadi Mo.

Ada cerita lucu yang biasa saya sampaikan di mana-mana. Sekitar sebulan setelah serangan 9/11 saya diundang menjadi salah seorang pembicara tentang hubungan antar agama pasca 9/11 di Princeton University. Sebuah acara yang cukup mendebarkan hati saya. Maklum saya akan mewakili Islam yang saat itu dituduh sebagai agama teror.

Sebelum masuk kampus Saya sempatkan singgah di sebuah kedai Dunkin Donat untuk sekedar membeli segelas kopi. Ketika masuk di kedai itu saya melihat pelayannya seorang pria berwajah Pakistan. Tapi di nama pengenalnya (name tag) bertuliskan “MO”. Mirip nama China.

Ketika saya akan membayar kopi itu saya saya mengulurkan tangan menyerahkan uangnya sambil bertanya: “what is your name?” (Siapa namamu?”.

Dia tersenyum dan memperlihatkan kartu pengenal di dadanya: MO.

Saya kemudian bertanya: “where are you from?” (Berasal dari mana?”.

Dia jawab jujur: “I am from Pakistan” (saya dari Pakistan).

Saya kemudian tersenyum padanya dan berkata: “Brother, I lived in Pakistan almost 7 years. But I never encountered any Pakistani with Chinese name”. (Saya pernah tinggal di Pakistan hampir 7 tahun dan belum pernah saya temukan orang Pakistan yang memiliki nama orang China).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Interfaith dan Islamophobia...
Interfaith dan Islamophobia (Bagian 2)
Rekomendasi
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Berita Terkini
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved