Tuai Kritik, Kemenag Tetap Luncurkan Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat

Jum'at, 18 September 2020 - 10:27 WIB
loading...
Tuai Kritik, Kemenag...
Tuai Kritik, Kemenag Tetap Luncurkan Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) tetap meluncurkan program bimtek penceramah agama bersertifikat di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Jumat (18/9/2020). Selain diikuti secara tatap muka (luring), kegiatan ini juga dihadiri secara virtual (daring).

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, bimtek penceramah agama bersertifikat ini isinya adalah penguatan kompetensi bagi para peserta. Target program ini adalah ormas keagamaan dan lembaga keagamaan di tingkat pusat. (Baca juga: PKS Minta Kemenag Pertimbangkan Ulang Sertifikasi Penceramah)

"Alhamdulillah sebanyak 97 peserta utusan dari 53 ormas dan lembaga keagamaan Islam mengikuti kegiatan ini," ungkap Kamaruddin dalam sambutannya.

Kamaruddin mengatakan, acara peluncuran bimtek penceramah agama ini dihadiri oleh tokoh lintas agama, perwakilan Mabes Polri, Lemhanas, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). (Baca juga: Jelaskan Sertifikasi Penceramah, Menag: Terbuka untuk 8.200 Orang)

Kamaruddin juga memastikan seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir secara luring mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Bahkan, sebelum mengikuti acara ini, semuanya sudah dilakukan rapid test dan tidak ada satu pun yang mengalami penurunan kondisi kesehatan. "Ouput acara ini adalah menyerap masukan-masukan terkait metode peningkatan komptensi penceramah agama," jelasnya. (Baca juga: Fadli Zon: Sertifikasi Dai Mirip Cara-cara Penjajah)

Setelah program ini diluncurkan, lanjut Kamaruddin, Kemenag akan langsung melaksanakan bimtek penceramah agama kepada angkatan pertama. Adapun bimtek tersebut akan dimulai pada 30 September hingga 2 Oktober 2020.

Kamarudin mengakui program penceramah agama bersertifikat ini menyedot perhatian publik. Bahkan, sebagian kalangan mengkritik kebijakan ini. Namun, dia meyakini bahwa semua itu ditujukan untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia. "Satu keyakinian kami, semua proses dan dinamika ini tujuannya sama untuk yang terbaik untuk bangsa dan negara," tandasnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Kembali Periksa Eks Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Berita Terkini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved