Demokrasi Popularitas dan Ilusi Inklusi

Senin, 09 Maret 2026 - 10:00 WIB
loading...
A A A

Partai, Pemilih, dan Kualitas Demokrasi


Masuknya selebritas ke dunia politik pada dasarnya merupakan bagian dari demokrasi inklusif. Persoalan muncul ketika ruang politik dipenuhi oleh logika popularitas tanpa diimbangi kompetensi dan integritas.

Jika kondisi ini terus berlangsung, demokrasi berisiko berubah menjadi sekadar panggung popularitas. Tepuk tangan pemilih lebih menentukan daripada kualitas kepemimpinan.

Di sinilah peran partai politik menjadi krusial. Partai tidak semestinya hanya mencari figur populer demi memenangkan pemilu. Partai memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kandidat yang diajukan memiliki kapasitas kepemimpinan, pemahaman kebijakan publik, serta integritas moral.

Di sisi lain, pemilih juga memegang peran yang tidak kalah penting. Kandidat politik tidak semestinya dinilai dari seberapa sering ia muncul di layar televisi atau panggung hiburan, melainkan dari rekam jejak, kompetensi, dan komitmennya terhadap kepentingan publik.

Tanpa kesadaran kolektif semacam itu, politik mudah terperosok menjadi panggung sandiwara: penuh sorotan, tetapi miskin kepemimpinan.

Pada akhirnya, demokrasi memang memberi ruang bagi siapa pun untuk berpartisipasi—termasuk selebritas. Namun demokrasi yang matang tidak berhenti pada logika ketenaran. Tanpa kapasitas, integritas, dan tanggung jawab publik, inklusivitas demokrasi hanya akan menjadi ilusi inklusi.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Peneliti BRIN Siti Zuhro:...
Peneliti BRIN Siti Zuhro: Daerah Maju Kuncinya Inovasi dan Gotong Royong, Stop Mengeluh!
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Rekomendasi
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Berita Terkini
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Kejagung Hormati Penggeledahan...
Kejagung Hormati Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved