Kesejahteraan Guru Bukan Beban Anggaran, Melainkan Investasi Ekonomi

Senin, 02 Februari 2026 - 14:49 WIB
loading...
A A A
Dampak Ekonomi yang Lebih Luas
Dari sudut pandang ekonomi, program kesejahteraan guru memiliki dampak berlapis. Pertama, peningkatan pendapatan guru memperkuat daya beli rumah tangga dan mendorong perputaran ekonomi lokal. Dalam teori Keynesian, belanja pemerintah di sektor pendidikan memiliki multipliereffect yang relatif tinggi karena langsung menyentuh konsumsi masyarakat (Keynes, 1936).

Kedua, kesejahteraan meningkatkan produktivitas dan profesionalisme guru. Hanushek (2013) menegaskan bahwa kualitas guru merupakan faktor penentu utama kualitas pendidikan, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Ketiga, kesejahteraan guru adalah investasi modal manusia. Becker (1993) menyebut pendidikan sebagai investasi dengan tingkat pengembalian ekonomi tinggi melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Keempat, stabilitas pendapatan membantu mengurangi tekanan psikologis dan risiko burnout. Penelitian Skaalvik dan Skaalvik (2017) menunjukkan bahwa tekanan ekonomi menjadi salah satu pemicu utama kelelahan kerja guru, yang berdampak pada kualitas pembelajaran dan keberlanjutan karier.

Meski layak diapresiasi, keberhasilan program kesejahteraan guru sangat bergantung pada keberlanjutan fiskal, transparansi penyaluran, dan pemerataan antarwilayah. Tanpa tata kelola yang baik, belanja kesejahteraan berisiko menjadi rutinitas anggaran tanpa dampak maksimal terhadap mutu pendidikan.

Pada akhirnya, menyejahterakan guru bukan sekadar kewajiban moral, melainkan kebijakan ekonomi yang rasional. Guru yang sejahtera adalah fondasi pendidikan bermutu, dan pendidikan bermutu merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
Rekomendasi
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Berita Terkini
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved