Bupati Wihaji Minta Permasalahan KIT Batang Harus Diselesaikan secara Serentak
Kamis, 17 September 2020 - 09:43 WIB
loading...
Bupati Batang Wihaji bersama Manajer PLN UP3 Pekalongan, Joko Hadi Widayat dengan rombongan kepala OPD Pemkab Batang meninjau KIT Batang, Rabu (16/9/2020). FOTO : Istimewa
A
A
A
BATANG - Progress pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang digadang-gadang Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai lokasi relokasi industri asing, ternyata tidak lepas dari masalah.
"Kemarin dari hasil rapat dengan konsorsium KIT Batang ada beberapa problem yang harus diselesaikan secara serentak," kata Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi KIT di Desa Ketanggan, Gringsing, Rabu (16/9/2020).
Menurutnya, permasalahan yang dihadapi terkait dengan perizinan yang saling terkait, sehingga harus diurai agar tetap proyek infrastruktur yang ditarget sampai Desember 2020 selesai.
"Perintah Pak Presiden, tugas Pemda kewenangannya diperizinan. Maka kita permudah tapi tidak menyalahi aturan," ungkapnya.
Dalam permasalahan ini, Bupati sudah perintahkan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) untuk mencari solusi secepatnya.
"Kemarin dari hasil rapat dengan konsorsium KIT Batang ada beberapa problem yang harus diselesaikan secara serentak," kata Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi KIT di Desa Ketanggan, Gringsing, Rabu (16/9/2020).
Menurutnya, permasalahan yang dihadapi terkait dengan perizinan yang saling terkait, sehingga harus diurai agar tetap proyek infrastruktur yang ditarget sampai Desember 2020 selesai.
"Perintah Pak Presiden, tugas Pemda kewenangannya diperizinan. Maka kita permudah tapi tidak menyalahi aturan," ungkapnya.
Dalam permasalahan ini, Bupati sudah perintahkan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) untuk mencari solusi secepatnya.
Lihat Juga :